• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Rabu, 14 Maret 2018

    Dishub Kebumen Ajak Pelajar Tertib Berlalu Lintas

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Kecelakaan kendaraan diawali adanya pelanggaran berlalu lintas. Kecelakaan juga telah banyak terjadi dan menimpa para pelajar. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kebumen mengajak  pelajar dari Dewan Ambalan SMA Negeri 2 Kebumen untuk turun ke jalan mengamati perilaku berkendara, Selasa (13/3/2018), di sekitar bundaran Tugu Lawet Kebumen.

    Kegiatan itu diinisiasi oleh mahasiswa Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal yang tengah KKN di Kebumen. Kepada pelajar para mahasiswa memberikan pengetahuan cara mengukur kecepatan kendaraan menggunakan Speed Gun. Pelajar juga diberi pemahaman menjaga lalu lintas, merawat dan membersihkannya.

    Kepala Dishub Kebumen Drs H Maskhemi mengemukakan, kegiatan dilaksanakan sebagai upaya menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak dini. Para siswa diharapkan mampu menjadi pioner tertib berlalu lintas bagi pelajar dan masyarakat. 

    Hal itu untuk mewujudkan Kebumen menjadi kabupaten peduli keselamatan berlalu lintas. "Pelajar ini nanti akan menyebarluaskan pengetahuanya ke sekolah-sekolah lain di Kebumen," tuturnya, didampingi Kabid Keselamatan Transportasi Wikan Tris Junanto.

    Lebih lanjut Maskemi menyampaikan, menciptakan budaya tidak dapat dilakukan sekali saja. Untuk itu kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan di lain waktu. Bukan hanya di bundaran Tugu Walet tetapi juga di tempat lain. Dari hasil mengukuran menggunakan Speed Gun masih banyak ditemukan kendaraan yang melanggar batas kecepatan. “Setiap jalan terdapat aturan kecepatan, misalnya maksimal kecepatan 40 kilometer perjam dan lain sebagainya. Masyarakat juga harus mematuhi peraturan tersebut,” jelasnya.

    Sementara dari mahasiswa Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan Masayu Sylvi E  menyampaikan, pihaknya ini berbagi pengalaman bersama para pelajar. Untuk itulah kegiatan tersebut dilaksanakan. Bukan hanya pengalaman saja yang dibagikan, melainkan juga pengetahuan akan keselamatan bertransportasi. Pengetahuan tersebut akan terus disebar luaskan oleh para pelajar meskipun mahasiswa telah selesai menjalankan KKN di Kebumen. "Adanya budaya tertib berlalu lintas, akan membuat minimnya pelanggaran dan angka kecelakaan," katanya.

    Saat ini angka kecelakaan telah cukup banyak. Diharapkan tidak ada lagi korban akibat kecelakaan berlalu lintas. Kecelakaan akan membuat kerugian di kedua belah pihak. Para pengguna jalan harus mengutamakan keselamatan saat berkendara. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top