Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Selasa, 13 Maret 2018

    BUMDes "Makmur Jaya" Prembun Diresmikan

    IMAM/ESKPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Camat Prembun Ahmad Ngaisom SSos, meresmikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) desa setempat, yang bernama Makmur Jaya. Peresmian yang dilaksanakan dengan memotong pita, beberapa waktu lalu itu, dihadiri oleh Jajaran Muspika Prembun dan Anggota DPRD Kebumen.

    Dampak dari adanya BUMDes, yakni daya saing masyarakat dalam bidang perekonomian akan meningkat. Anggota DPDR yang turut serta menghadiri acara peresmian itu yakni Sarimun dan Dra Hj Halimah Nurhayati MAP.

    Kepala Desa Slamet Suharno mengemukakan Terminal Prembun keberadaanya telah dikembalikan ke desa sejak 15 Januari 2017 silam. Tempat tersebut telah dipakai selama 20 tahun oleh Dinas Perhubungan Kebumen untuk terminal non bus dan terminal Prembun. Tempat tersebut adalah tanah bengkok desa yang luasnya tiga hektar dan baru terpakai 2 hektar. “Dengan adanya Peraturan Presiden RI nomor 14 tahun 2014 tentang Tanah Desa maka bengkok desa harus di gunakan untuk kemakmuran desa,” tuturnya.

    Adanya BUMDes tersebut, lanjut Slamet Suharno, menjadi trobosan guna menambah pendapatan desa. Itu dilaksanakan dengan merelokasi pedagang yang semrawut di depan terminal dengan membuat tempat berjualan yakni loss di Ex Terminal Pasar Prembun.

    “Pedagang yang berjualan di Pasar Ex Terminal Prembun rata-rata adalah pedagang sayur mayur dan kebutuan pokok harian,” katanya.

    Direktur BUMDes Makmur Jaya Manijan SPd kini sudah ada 100 pedagang yang berjualan di pasar pagi. Untuk restribusi pasar, pihak Bumdes Makmur Jaya belum memungutnya. “Kami berharap ada bantuan lunak dari Pemerintah Pusat atau investor untuk pengembangan yang direncanakan membuat tempat bermain anak dan juga sebagai Pusat Jajanan Khas Kebumen,” katanya.

    Adanya Investor oleh Dra Hj Halimah Nurhayati MAP justru diharapkan datang dari masyarakat. Pihaknya mendukung kreativitas masyarakat supaya bisa menjual hasil karyanya. “Ada baiknya, investor justru berasal dari warga Desa Prembun sendiri, ini untuk pengembangan kemajuan di wilayah paling timur Kebumen,” paparnya.

    Sementara Ahmad Ngaisom mengharap Bumdes Makmur Jaya dapat menjadi percontohan bagi desa-desa di Kecamatan Prembun. Pihaknya berharap kepada masyarakat Prembun supaya menjaga tingkah laku agar Bumdes Makmur Jaya bisa menjadi percontohan di Jawa Tengah. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top