• Berita Terkini

    Sunday, March 25, 2018

    Belum Jelas Motifnya, Pria di Petanahan Bacok Tetangganya dengan Celurit

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Entah apa yang ada di pikiran Harto (40), warga RT 1 Rw 3 Desa Grogolbeningsari, Kecamatan Petanahan hingga tega menganiaya tetangganya sendiri, Ahmad Irfani Aziz (38) dengan sebilah celurit.  Akibat dibacok pelaku, korban harus dilarikan ke rumah sakit.

    Peristiwa mengerikan tersebut terjadi Minggu (25/3/2018) sekitar pukul 11.00 WIB. Informasi yang berhasil dihimpun Kebumen Ekspres, kejadian berawal saat korban, warga RT 2 RW 3 Desa Grogolbeningsari, pulang mengantar ibu mertuanya, Habibah (51).

    Saat itulah, pelaku memanggilnya dan meminta korban singgah di rumah. Karena merasa kenal, korban tak menaruh curiga. Apalagi, awalnya tak ada yang janggal

    saat mereka berdua mengobrol di rumah korban. Tuan rumah masih menyajikan minuman seperti layaknya menyambut tamu.

    Hingga kemudian, suasana berlangsung mencekam saat pelaku tiba-tiba mengatakan sudah lama memendam niat untuk membunuh korban dan kemudian mengambil celurit dari dalam kamar.

    Kemudian, pelaku itu dengan membabi buta menyerang korban. Korban yang tak menyangka tindakan brutal lantas berusaha melarikan diri. Hanya, pinggang bagian kirinya persis di bawah jantung, terkena sabetan celurit pelaku.

    Dengan bersimbah darah, korban melarikan diri dan mencari pertolongan warga. Beruntung, pertolongan datang tepat waktu. Warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Petanahan. Lantaran lukanya cukup parah, korban lantas dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Gombong.

    Dihubungi semalam, istri korban, Muhasanah (32), membenarkan penganiayaan yang dialami suaminya tersebut. "Saat ini sudah membaik dan bisa diajak berkomunikasi," katanya.

    Muhasanah mengaku tak tahu motif pelaku hingga tega menganiaya suaminya sekejam itu. Apalagi, sepengetahuannya, tak ada persoalan diantara suaminya dan pelaku. "Saya berharap, pelaku diproses sesuai hukum berlaku," harapnya.

    Dihubungi terpisah, Kapolres Kebumen, Arief Bahtiar melalui Kapolsek Petanahan, AKP I Made Arjana membenarkan adanya penganiayaan yang terjadi di wilayah hukumnya. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Petanahan. Namun saat disinggung soal motif pelaku, Kapolsek belum mau memberi keterangan. "Besok kalau sudah lengkap, kami kabarkan kepada teman media," ujar dia. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top