• Berita Terkini

    Thursday, March 22, 2018

    Ajak Tertawa Dalam Pembukaan Youth Art Fair Magelang

    MAGELANG SELATAN-Hari pertama Magelang Youth Art Fair berjalan lancar dan ramai, Kamis (22/3/2018), terlihat banyak pengunjung yang menyaksikan penampilan musik dan tari tradisional serta karya seniman muda Magelang. Acara yang digelar di Atrium Artos Mall ini dihadiri puluhan seniman muda dan juga kurator atau penilai lukisan senior kelas internasional Oei Hong Djien.

    Magelang Youth Art Fair 2018 (MYAF2018) ini adalah Pameran yang digagas oleh Komunitas Mahasiswa Magelangan ISI Yogyakarta. Menurut ketua acara, Mukhammad Alwi acara ini digelar untuk lebih mengenalkan seni ke masyarakat dan mengangkat kota Magelang menjadi kota seni.
    Setelah menampilkan beberapa tari tradisional, Magelang Youth Art Fair resmi dibuka oleh Oei Hong Djien. Ada hal yang unik pada saat peresmian, pemilik OHD Museum ini meresmikan acara dengan mengajak semua seniman, komunitas dan pengunjung tertawa bersama, acara tidak akan diresmikan jika semua tidak tertawa lepas.

    Pada hari pertama digelar beberapa agenda. Dibuka dengan tari tradisional kemudain dilanjutkan workshop oleh beberapa stan atau komunitas berupa pelatihan seni seperti melukis dan merajut. “Setiap hari akan ada workshop yang ditujukan kepada pelajar seperti melukis, fotografi, merajut, jurnalistik, dan masih banyak lain. Setiap harinya materi akan berbeda-beda, untuk hari ini ada pelatihan melukis dan merajut," tambah Alwi.

    MYAF 2018 digelar tiga hari ke depan sampai hari Sabtu (24/3) dengan menampilkan seni lukisan dan lainnya oleh komunitas Mahasiswa Magelangan ISI Jogjakarta. Pameran ini diikuti beberapa stan seperti Wilicon Handmade, Sovi Accesories, Awang Kaos Lukis, Soulcraft, Taboed, SWS Woodart, Joglang, Titus, Bu Saniya Batik, dan masih banyak lagi.

    Dengan adanya Magelang Youth Art Fair ini diharapkan bisa menumbuhkan seni di kota Magelang. “Magelang memiliki sumber daya seniman yang banyak sekali, semoga dengan banyaknya seniman muda di Magelang yang terus berkarya bisa membangun identitas kota Magelang menjadi kota seni ke depannya,"ujar Oei Hong Djien. (hen)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top