HONDA BEAT

  • Berita Terkini

    Rabu, 21 Februari 2018

    Ratusan Rumah Terendam di Brebes Terendam Banjir

    BREBES – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Brebes, Senin (19/2/2018) sore hinga tengah malam membuat dua sungai besar di Brebes, yakni Sungai Pemali dan Cisanggarung meluap. Akibatnya, ratusan rumah di beberapa desa yang berada di sekitar sungai kembali terendam.

    Di Kecamatan Jatibarang misalnya, luapan Sungai Pemali kembali merendam sejumlah rumah di beberapa desa yang sebelumnya pernah terendam banjir akibat luapan sungai tersebut. Plt Camat Jatibarang Subagyo mengatakan, ada empat desa yang kembali terendam banjir. Yakni Desa Kedungtukang, Buaran, Bojong, dan Desa Kebogadung. Dari empat desa tersebut, Desa Kebogadung yang cukup parah. Sebab, sedikitnya 400 rumah terendam. ”Sedangkan di Desa Kedungtukang ada 30 rumah, Buaran 50 rumah, dan Desa Bojong ada 100 rumah,” katanya.

    Dia menjelaskan, sebelum air sungai itu meluap ke pemukiman warga. Luapan Sungai Pemali masuk ke Kali Godang. Nah, akibat debit air yang tinggi, akhirnya masuk ke pemukiman warga. ”Air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 23.30 dengan ketinggin sekitar 1 sampai 1,5 meter,” jelasnya.

    Dari banyaknya rumah yang terendam, hanya warga Desa Kebogadung yang mengungsi. Mereka terpaksa mengungsi di masjid yang tidak terendam air. Sedangkan warga di desa lainnya masih tetap bertahan. ”Sejauh ini ketinggian air (sekitar pukul 12.30) sudah mulai surut. Sebagian warga sudah mulai membersihkan rumahnya,” jelasnya.

    Di tempat lain, akibat meluapnya Sungai Cisanggrung yang berada di perbatasan Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Barat (Jabar), tepatnya di Kecamatan Losari, ada enam desa yang terendam. Yakni, Desa Karangsambung, Bojongsari, Babakan, Kalibuntu, Pekauman, dan Desa Losari Kidul. ”Yang parah itu di Desa Bojongsari. Di desa tersebut ada titik tanggul yang mulai terkikis, sehingga merendam pemukiaman,” jelas Camat Losari Imam Tauhid.

    Akibat luapan tersebut, kata dia, sedikitnya 60 rumah di Desa Bojongsari ikut terendam banjir. Dengan ketinggian 40-50 sentimeter (cm). ”Air mulai masuk ke rumah itu sekitar tengah malam tadi dan warga belum ada yang mengungsi, mereka masih tetap bertahan,” katanya.

    Sementara itu, anggota DPRD Brebes Suherman saat meninjau lokasi banjir di Bojongsari mengungkapkan keprihatinannya. Dia berharap, pemerintah segera mengalokasikan dana untuk memperbaiki tanggul yang mulai bocor di dua sungai besar yang ada di Brebes. ”Tentu memperbaiki tanggul yang mulai kritis memerlukan biaya yang tak sedikit. Karenan itu, harus ada bantuan dari provinsi maupun pusat,” katanya. (ded/fat)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top