Honda GTR

  • Berita Terkini

    Selasa, 27 Februari 2018

    Pembuat Mesin Perontok Padi Ketiban Berkah Panen

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Adanya musim panen padi ternyata menjadi berkah tersendiri bagi para pembuat mesin perontok padi minimalis. Pasalnya, musim panen akan memnbuat dagangan mereka laris manis diburu oleh para petani.

    Hal itu salah satunya dialami Miftakhurrahman (30) yang mempunyai usaha bengkel di Desa Kewayuhan Kecamatan Pejagoan.

    Pemuda asal Ciamis Jawa Barat tersebut telah menekuni usaha pembuatan mesin perontok padi sejak dua tahun. Tidak hanya satu atau dua unit, pada musim panen seperti saat ini, puluhan mesin perontok padi minimalis dapat dijualnya dengan mudah. “Ini tahun ke dua sudah sekitar 60 mesin terjual, sekarang masih menyelesaikan pesanan dari beberapa petani," tuturnya, Senin (26/2/2018).

    Kepada Ekspres Miftah mengaku mempunyai ide membuat mesin perontok padi saat dirinya kewalahan memanen padi dengan cara tradisional (gebug). Saat itu pihaknya berinisiatif untuk membuat alat yang mempermudah untuk panen padi. "Dulu awalnya dipakai untuk sendiri, tetapi akhirnya petani banyak yang tertarik yang kemudian memesan mesin perontok padi," jelasnya..

    Dijelaskannya, untuk membuat satu buah mesin perontok padi, dapat diselesaikan dalam kurun waktu setidaknya lima hari. Adapun mesin dibuat dengan bahan-bahan besi untuk pemutar, plat besi untuk tiang, galvalum untuk papan, dan paku baja sebagai perontok padi. Sedangkan penggerak mesin menggunakan diesel dengan ukuran 5 HP. "Harapannya alat ini dapat membantu petani dalam panen dengan menghemat tenaga dan waktu panen," paparnya.

    Miftah menyampaikan, dengan menggunakan mesin tersebut, maka proses panen pada dapat menghemat waktu sekitar 50 persen dan 70 persen tenaga bila dibanding menggunakan cara tradisional. Harga mesin perontok  ciptaan miftah juga tergolong terjangkau yakni Rp 2,7 juta per unitnya. “Untuk pemasaran, tidak hanya di Kabupaten Kebumen saja, sebeb petani di Ciamis, Pangandaran, Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya juga banyak yang sudah membeli dan memesan,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top