Honda VARIO

  • Berita Terkini

    Jumat, 23 Februari 2018

    Panitia Gowes Karanganyar Serahkan Bantuan RTLH

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Panitia Gowes Peduli Kemanusiaan Karanganyar menyerahkan hasil pendapatan acara gowes untuk membantu pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis di Kantor Kecamatan Karanganyar, Kamis (22/2/2018).

    Hadir pada penyerahan tersebut, Camat Karanganyar Suto Hadi Andoyo, Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir, Bos Muncul Group Sugeng Budiawan, serta  kepala desa penerima bantuan.

    Ada 11 RTLH di Kecamatan Karanganyar, menerima bantuan tersebut dengan besaran berbeda-beda. Yakni mulai dari yang terkecil Rp 300.000 dan paling besar Rp 1,9 juta. Meliputi 2 RTLH di Kelurahan Plarangan, 2 RTLH di Desa Giripurno, 1 RTLH di Kelurahan Karanganyar, 3 rumah di Kelurahan Panjatan. Kemudian, di Kelurahan Jatiluhur, Sidomulyo dan Wonorejo, masing-masing 1 rumah. Selanjutnya, 3 rumah di Desa Karangkemiri, Desa Candi, Pohkumbang dan Grenggeng, masing-masing 1 rumah. Dengan total dana yang disalurkan Rp 17,406 juta 

    Camat Karanganyar Suto Hadi Andoyo, mengatakan dana yang diberikan tersebut merupakan hasil acara gowes 10 Desember 2017. Setelah dipotong biaya hadiah dan biaya penyelenggaraan. "Jadi ini diberikan kepada penerima bantuan RTLH di Kecamatan Karanganyar, yang swadayanya minim," kata Suto Hadi Andoyo, disela-sela menyerahkan bantuan.

    Selain untuk membantu RTLH, hasil kegiatan gowes tersebut juga untuk memberikan modal kerja kepada penyandang difabel di Kabupaten Kebumen. "Sehingga total yang kami salurkan ada Rp 19 juta lebih," ujarnya.

    Sugeng Budiawan, menambahkan bantuan untuk penyandang difabel nilainya sebesar Rp 2,3 juta. Yang diberikan dalam bentuk alat untuk membuat jus. "Dengan harapan para penyandang disabilitas ini dapat mandiri dengan membuka usaha jus semangka," tutur pengusaha sukses asal Kelurahan Karanganyar ini.

    Sugeng berharap nantinya, para penyandang disabilitas di Kebumen tidak lagi hanya menjadi objek penerima bantuan. "Tetapi juga bisa mandiri dengan membuka usaha, sehingga nantinya bisa menjadi subjek," tegasnya.

    Gowes Kemanusiaan Karanganyar digelar pada 10 Desember 2017 lalu dengan hadiah utama mobil Ayla. Sugeng menjelaskan acara tersebut diselenggarakan karena dilatarbelakangi masih banyaknya warga Kebumen, yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

    "Gowes Kemanusiaan murni untuk aksi kemanusiaan. Yakni untuk membantu warga miskin di Kabupaten Kebumen, yang masih menempati rumah tidak layak. Kita tidak ada dalam rangka mendapat keuntungan," paparnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top