• Berita Terkini

    Wednesday, February 14, 2018

    Minta Kejelasan, Keluarga PMI Datangi Dinakertranskop UKM

    IMAM/ESKPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) -Bingung karena belum mengetahui kabar keluarganya yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI), lima keluarga mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi koperasi dan UKM Kebumen. Kedatangan para anggota keluarga tersebut untuk meminta kejelasan terkait adanya kasus yang menimpa PMI dengan pihak Imigrasi Malaysia, Rabu (14/2/2018).

    Hingga kini meski telah ramai diberitakan oleh media masa, namun masih banyak keluarga yang belum memiliki informasi jelas berkaitan nasib PMI yang ditahan oleh Imigrasi di Malaysia.  Kedatangan para rombongan tersebut didampingi oleh Migrant Care Kebumen. Para rombongan diterima oleh Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Pentatrans) Disnaker KUKM Kebumen Sigit Basuki di ruang kerjanya.

    Salamah yang tidak lain merupakan salah satu orang tua PMI, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pihaknya datang untuk mencari informasi terkait kejelasana kondisi anaknya yang kini ikut ditahan oleh pihak Imigrasi Malaysia.  “Kami datang untuk mencari informasi, bagaimana kondisi anak saya di sana,” tuturnya.

    Dalam kesempatan kali ini, Salamah juga menyayangkan jika belum ada kabar dari PT Dian Yogya Perdana. Pasalnya hingga waktu yang dijanjikan yakni Selasa (13/2/2018) kemarin hingga kini tak kunjung ada kabar kejelasan. Saat ini pihak keluarga tidak dapat berbuat banyak, untuk membantu menghadapi persoalan yang menimpa anak dan saudaranta yang jauh di perantauan.  "Kami hanya dapat berharao semoga permasalahan ini dapat segera terselesaikan semuanya dengan baik," katanya.

    Sementara itu Kabid Pentatras Sigit Basuki menjelaskan, hingga kini pihaknya juga belum mengetahui secara pasti terkait PMI yang ditahan oleh pihak Imigrasi Malaysia. Kendati demikian pihaknya mendapatkan informasi jika persoalan tersebut kini tengah dalam proses penanganan. Adapun pihak yang menangani persoalan itu yakni Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). "Nanti setelah  ada informasi yang pasti dari kedutaan, kami  akan memfasilitasi pertemuan antara pihak keluarga dengan PT," ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top