Honda GTR

  • Berita Terkini

    Kamis, 01 Maret 2018

    Kereta Kencana di Purworejo Diminta Jangan Jadi Polemik

    Foto eko sutopo
    PURWOREJO - Pemkab Purworejo kini memiliki kereta kencana peninggalan Keraton Jogjakarta. Kereta tersebut ditempatkan di depan ruang Pringgitan Kompleks Pendopo Kabupaten Purworejo bersamaan dengan momentum Jumenengan RAA Tjokronegoro I.

    "Semuanya masih utuh dan asli. Kereta kencana dengan tenaga kuda tersebut juga masih bisa digunakan," kata Asisten II Sekda, Gandi Budi Supriyanto.

    Hak milik kereta kencana itu sudah diproses. Dari data Satuan Kerja Sekretariat Daerah Pemkab Purworejo, kereta kencana itu akan dibeli dengan pagu Rp195 juta yang bersumber dari APBD tahun 2018. Keraton Jogjakarta yang menyerahkan kereta kencana itu karena akan mengganti baru atau regenerasi.

    Meski demikian, perawatannya tidak sembarangan sehingga masih ditangani pihak keraton. Bahkan, ada perlakuan khusus. Seperti saat penempatan kereta kencana yang didatangkan dari Keraton Jogjakarta ke pendopo kabupaten pada Jumat (23/2) lalu, disertai dengan pemberian sesaji dan ritual.

    Lebih lanjut Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Agus Ari Setiyadi SSos, meminta agar keberadaan kereta kencana tersebut hendaknya tidak perlu menjadi polemik bagi masyarakat. Pasalnya, kereta kencana itu hanya merupakan salah satu bagian dari aksesoris dan pelengkap agar lebih mengesankan Purworejo sebagai kota heritage.

    Meski keberadaan kereta kencana hampir bersamaan dengan event jumenengan, tapi bukan semata-mata ditujukan untuk kegiatan itu. Keberadaan kereta kencana saat ini sifatnya pinjam pakai, sambil menunggu proses pengadaan yang saat ini sedang dilaksanakan.

    Menurutnya, Pemkab Purworejo memang terus melakukan penataan wajah kota. Kawasan Alun-alun dan Romansa Kuliner Purworejo (RKP) yang saat ini sudah bisa dimanfaatkan, masih akan terus disempurnakan lagi sehingga menjadi lebih indah dan nyaman.

    Disebutkan, Kota Purworejo memiliki banyak bangunan bersejarah yang merupakan cagar budaya. Mulai dari pendopo kabupaten, masjid agung Darul Muttaqin, GKJ, SMAN 7, hingga bangunan-bangunan yang ada di lingkungan Kodim 0708.

    "Kompleks Pendopo Kabupaten Purworejo akan dikembangkan menjadi Art Centre, yang sifatnya terbuka bagi masyarakat yang akan menggelar event seni budaya. Sehingga masyarakat memiliki wahana untuk mengekplorasi potensi yang dimiliki,” ungkapnya.

    Pantauan Purworejo Ekspres di depan pringgitan rumah dinas Bupati pada Rabu (28/2) siang menunjukkan bahwa kereta kencana itu mulai ramai didekati masyarakat. Sejumlah warga yang sedang mengunjungi Pameran Potensi Purworejo dalam rangka Peringatan Jumenengan di pelataran pendopo tampak memanfaatkan kesempatan untuk berswafoto atau selfi. Ada pula orang tua yang sengaja mengajak anak-anaknya untuk sekadar rekreasi sekaligus mengenalkan benda unik dan bersejarah tersebut. (top)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top