Honda GTR

  • Berita Terkini

    Selasa, 27 Februari 2018

    Dilelang, Sebuah Durian Jumbo Terjual Rp 750 Ribu

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Durian montong milik petani di Desa Cangkring, Kecamatan Sadang, terjual seharga Rp 750.000. Durian seberat 10 kilogram ini dilelang pada acara panen perdana durian di Embung Cangkring, Kecamatan Sadang, Senin (26/2/2018).

    Awalnya durian milik Fahri ini dilelang dengan harga dasar Rp 350.000. Hingga kemudian terjadi perang penawaran harga tertinggi antara Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo dengan seorang seorang penggemar durian asal Desa Kaleng, Kecamatan Puring bernama Aris Solihin. Yang kemudian dimenangkan oleh Aris yang berprofesi sebagai nahkoda kapal itu dengan harga Rp 750.000.

    Ditemui usai memenangkan lelang tersebut, Aris Solihin, mengaku sengajaj menawar dengan harga tinggi untuk membantu petani durian di Sadang. Selain itu, juga karena dirinya penggemar durian. "Saya memang penggemar durian, jadi saya kira ini tidak mahal," kata Aris, kepada wartawan.

    Ada lima durian montong dan bawor dilelang dengan harga bukaan terendan Rp 280.000 dan tertinggi Rp 350.000. Adapun pemenang lelang masing-masing Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porawisata) Azam Fatoni, Kepala Kantor Pertanahan Santoso, perwakilan Obor Tani, dan Wakil Bupati KH Yazid Mahfudz.

    Sementara itu, pohon durian yang dipanen kemarin sebanyak 300 pohon dari 1.945 pohon yang ditanam di kawasan tersebut. Total durian yang berhasil dipanen sebanyak 1,5 ton.

    Wakil Bupati Yazid Mahfudz, mengatakan panen perdana ini menunjukkan wilayah Sadang, memiliki potensi besar ditanami tanaman durian. Cocok untuk pengembangan agrobisnis dan wisata, antara lain untuk budi daya buah kelengkeng dan durian.

    "Ditambah lagi dengan kondisi panorama pegunungan yang indah, juga banyak batuan geologi yang sangat menarik dan bernilai tinggi," kata Yazid Mahfudz.

    Dia berharap durian montong Sadang, akan menjadi bran baru yang akan menjadi produk khas Kebumen. "Sehingga kalau orang berbicara durian Kebumen maka tertuju ke durian montong Sadang," imbuhnya. 

    Sebanyak 1.945 pohon durian yang ditanam di sekitar Embung Cangkring di Desa Cangkring, Kecamatan Sadang, bibitnya dibiayai oleh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI).

    Embung Cangkring dibangun pada 2011 dengan luas tanah 11.800 meter persegi didanai APBD provinsi sebesar Rp 912,3 juta. Kini petani dapat memanfaatkan air maupun lahan di sekitar embung dengan jenis tanaman yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top