• Berita Terkini

    Wednesday, January 10, 2018

    Rektor Undip Datangi Bupati Batang, Bahas Pendirian Fakultas

    M Dhia Thufail
    BATANG – Keseriusan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk mendirikan Fakultas di Kabupaten Batang benar benar ditunjukkan. Rabu (10/1/2018) siang, Rektor Undip beserta jajarannya mendatangi sendiri Bupati Batang selaku pemangku daerah untuk memastikan dan mematangkan rencana tersebut.

    Bupati Batang, Wihaji mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan salah satu bentuk komunikasi awal, sebelum secara resmi pemerintah daerah akan menghibahkan sekitar 9,5 hektar tanah. Lahan di Kecamatan Bandar tersebut nantinya diperuntukan untuk pendirian Fakultas Peternakan dan Pertanian.

    “Tentu, langkah pertemuan antar kedua belah pihak ini untuk memberikan kepastian dan keseriusan, apakah benar atau tidak Undip akan mendirikan fakultas di Kabupaten Batang. Dan keseriusan itu kita lihat ada, setelah kita berbincang. Yang pada intinya, beliau serius untuk membangun Fakultas tersebut, dan tahun ini akan membuka penerimaan calon Mahasiswa dan Mahasiswi baru untuk mengisi Fakultas tersebut,” terang Bupati, saat menggelar pertemuan di ruang Abirawa Pemkab setempat.

    Oleh karenanya, kata Wihaji, pemerintah daerah kedepan tinggal mengambil langkah untuk mengurus segala hal yang berkaitan dengan proses hibah tanah. Karena menurut Undang undang, proses hibah harus mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

    “Secara resmi, pemerintah daerah sudah memberikan surat resmi ke Dewan untuk meminta persetujuan Hibah. Semoga Dewan dapat segera menyepakatinya dan mimpi masyarakat Batang bisa terkabulkan. Dan tentu, ini merupakan perguruan tinggi yang bonafit, bukan perguruan tinggi yang ‘ecek ecek’,” katanya.

    Ketua DPRD Kabupaten Batang, Imam Teguh Raharjo mengatakan, terkait masalah hibah tanah yang kepentingannya untuk pembangunan Fakultas Pendidikan tersebut, pihaknya dengan tegas menyatakan akan segera memprioritaskannya.

    “Artinya bahwa tanah yang dihibahkan dari Pemkab Batang untuk UNDIP ini akan segera kami selesaikan. Dan kami sepakati, kami setujui. Tidak ada tawaran lain kecuali harus setuju,” tegasnya.

    Sementara, Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama, menyampaikan bahwa pada pertengahan tahun 2018 ini, pihaknya siap untuk membuka pendaftaran bagi para calon Mahasiswa Mahasiswi Fakultas Pertanian dan Peternakan yang akan berdiri di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar.

    “Setelah proses hibah tanah selesai, maka pada tahun pendidikan 2018 ini akan mulai kami buka  pendaftaran bagi para calon Mahasiswa. Sekitar bulan Juli atau Agustus nanti. Apabila gedung Fakultas belum jadi, maka kami akan menyewa gedung untuk proses perkuliahan,” katanya.

    Rencananya, dikatakan Johan Utama, diatas lahan hibah pemerintah daerah tersebut akan didirikan Kampus 3 Undip, yang didalamnya terdapat Teaching Factory (suatu pembelajaran yang berorientasi bisnis dan produksi) dan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip.

    Kehadiran kampus Undip di Kabupaten Batang lanjut Rektor, akan meningkatkan ekonomi masyarakat Batang. Selain itu juga mendekatkan pelayanan pendidikan ke masyarakat, dan memberikan subsidi kepada masyarakat yang tidak mampu untuk kuliah di Undip.

    “Tidak hanya Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan saja, namun Insyaallah akan kita dirikan yang lain. Syukur kalau tanah yang dihibahkan ke kita lebih besar lagi, maka Fakultas Undip akan ada komplit disini,” tandasnya. (fel)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top