Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Selasa, 16 Januari 2018

    Pemkab Kebumen Himbau ASN Beli Produk Lokal

    ILUSTRI KERAJINAN KEBUMEN
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Pemkab dalam hal ini Bupati Kebumen mengeluarkan edaran kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli produk-produk lokal. Dalam surat edaran itu, sekaligus disebutkan nominal rupiah yang harus dibelanjakan para pejabat dan para PNS di Kota Beriman.

    Seperti untuk pejabat eselon IIa dan IIb "wajib" membeli produk-produk lokal minimal Rp 250 ribu. Sementara, untuk pejabat eselon IIIa minimal Rp 150 ribu. Adapun IIIb sejumlah Rp 125 ribu, dan eselon IV Rp 100 ribu. Adapun golongan I, diminta membelanjakan uangnya senilai Rp 50 ribu.

    "Barang yang dibeli bukan beras atau pabrikan," kata KabagHumas, Kabupaten Kebumen, Sukamto, Selasa (16/1/2018).

    Surat edaran untuk membeli produk lokal Kebumen ini, kata Sukamto, dalam rangka memperkenalkan dan memasarkan produk lokal Kebumen sekaligus meningkatkan kepedulian ASN terhadap produk-produk lokal Kebumen.

    Sebelumnya, Dwi Agus Styawan, SSi dari Statistisi Pertama BPS Kabupaten Kebumen merilis data Sensus Ekonomi 2016. Hasil SE2016 menyebutkan, Usaha Mikro Kecil (UMK). merupakan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Kabupaten Kebumen, yakni sebanyak 92,97%.

    Berdasarkan kategori usaha, sebanyak 37,76% atau sekitar 135 ribu tenaga kerja beraktivitas di sektor Industri Pengolahan.

    "Sektor ini merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Sektor terbanyak kedua dan ketiga  adalah sektor Perdagangan Besar/Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil/Motor serta Pendidikan," kata Agus.

    Lebih lanjut dia mengatakan, sektor Perdagangan Besar/Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil/Motor mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 30,78%, atau sekitar 110 ribu tenaga kerja. Sedangkan 8,73% tenaga kerja, atau sekitar 31 ribu tenaga kerja, beraktivitas di sektor Pendidikan.

    Hasil-hasil SE2016 di atas cukup menggambarkan struktur perekonomian Kabupaten Kebumen. "UMK merupakan penopang perekonomian Kabupaten Kebumen. Hal ini ditunjukkan dengan lebih dari 99% usaha/perusahaan di Kabupaten Kebumen berskala mikro-kecil," ujarnya.

    UMK juga menjadi tumpuan mata pencaharian penduduk di luar sektor pertanian. UMK telah menyerap hampir 93% tenaga kerja nonpertanian di Kabupaten Kebumen.

    "Dengan demikian, Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen hendaknya lebih fokus dalam memberdayakan usaha-usaha berskala mikro-kecil," imbuhnya.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top