• Berita Terkini

    Thursday, January 4, 2018

    Bus Senggol Motor di Kutowinangun, Satu Nyawa Melayang

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Kecelakaan maut terjadi antara bus nomor polisi A 7777 AR  dengan sepeda Honda Vario nomor polisi AA 2057 J yang dikemudikan Fitriyaningsih, warga Desa Lumbu Kecamatan Kutowinangun, Kamis (4/1/2018).

    Dalam kecelakaan tersebut satu korban meninggal dunia yakni Ngatiqoh (38) yang merupakan pembonceng sepeda motor.

    Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Raya Kebumen - Purworejo Km 9-10 yang termasuk wilayah Desa Kaliputih Kecamatan Kutowinangun. Kecelakaan bermula saat bus yang dikemudikan Wahyudin (30) warga Ciputat Bandung, melaju dari arah Kutowinangun. Di tempat kejadian perkara (TKP), bus berusaha mendahului sepeda motor. “Namun saat itu terlalu ke kiri yang berakibat bodi kiri tengah bus menyerempet badan pembonceng yang melaju searah di depannya,” tutur Kasatlantas Polres Kebumen AKP Suryo Wibowo melalui Kanit Laka Aiptu Sugeng Riyadi.

    Dijelaskanya selain membonceng Ngatiqoh, Fitriyaningsih  juga membonceng Nuwairah Amalina (5). Beruntung bocah tersebut selamat dari maut meski mengalami luka ringan. Korban meninggal mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala dan kaki kanannya dan langsung dibawa ke RS Muhammadiyah Kutowinangun, sedangkan korban yang mengalami luka-luka dirawat di RSUD dr Soedirman Kebumen.

    Sementara itu penumpang bus naas terpaksa dioper ke bus lainnya untuk melanjutkan perjalanan. Ini karena polisi mengamankan sopir bus untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Sebelumnya sempat beredar kabar jika kecelakaan terjadi karena sepeda motor terperosok lubang jalan yang berada di lokasi kejadian. Akibatnya pembonceng terpental. Naas baginya, dari arah belakang melaju bus yang kemudian menabrak korban hingga meninggal di lokasi kejadian.

    Adanya kecelakaan membuat Kapolsek Kutowinangun AKP Rudjito SH meminta agar pihak terkait segera memperbaiki jalan yang rusak. Hal ini penting dilaksanakan agar kecelakaan serupa tidak terulang kembali. “Kami berharap jalan segera diperbaiki, sehingga tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top