• Berita Terkini

    Friday, January 12, 2018

    Bukan Pawai, Puluhan Siswa di Atap Angkutan Umum ini Tengah Pulang Sekolah

    foto-fotoahmadsaefurrohman/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Karena jarak dari rumah dan sekolah yang jauh, anak-anak di Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, menjadikan angkutan umum sebagai salah satu sarana utama transportasi mereka.

    Yang bikin khawatir, anak-anak tersebut sering berebut naik angkutan umum. Mereka tak segan naik ke atap angkutan. Bahkan, bagi warga di wilayah tersebut, adanya puluhan anak yang "nangkring" di atas angkutan umum sudah jadi pemandangan biasa, khususnya pelajar laki-laki. Nyaris setiap hari terlihat pemandangan yang bagi sebagian orang "mengerikan" tersebut terjadi.

    Seperti yang terekam kamera Kebumen Ekspres, Jumat (12/1/2018). Foto itu bukan gambar siswa menggelar pawai. Namun, anak-anak yang tengah pulang sekolah.


    Alih-alih naik angkutan di dalam sebagaimana seharusnya, siswa yang jumlahnya bisa mencapai puluhan itu nekat memanjat dan duduk di atas atap angkutan umum. Tak ada kesan takut atau cemas di wajah mereka. Padahal, medan yang mereka tempuh merupakan kawasan pegunungan, dimana jurang menganga di tepi jalan raya.

    Salah satu sopir angkutan jurusan Kebumen - Karangsambung, Suyatno (47), mengaku sudah berulang kali mereka menegur anak-anak tersebut agar anak-anak itu tidak naik di atas atap angkutan.

    Namun, teguran itu seperti angin lalu. Para siswa tetap membandel "Sering saya negur tapi anak anak tetep pada ngeyel nekad naik di atas (angkutan)," katanya,Jumat.


    Suyatno mengatakan pihaknya juga khawatir angkutannya kena tilang polisi saat anak-anak itu naik di atas atap angkutan. Namun, di sisi lain, anak-anak tersebut tak bisa dicegah. ""Kalau pas ada polisi mereka saya suruh turun. Soalnya saya takut nanti kena tilang," kata warga Desa/Kecamatan Karangsambung tersebut.

    Meski para siswa itu naik di atas angkutan, mereka juga tetap ditarif biaya angkutan sesuai jarak yang ditempuh. Jika mereka naik dari Kaligending hingga Karangsambung tarif untuk anak sekolah sebesar Rp 3 ribu satu kali jalan. "Angkutan ada dua jurusan yaitu dari Kebumen - Karangsambung dan Kebumen - Sadang, kalau yang jurusan Sadang tarif untuk anak sekolah Rp 5 ribu satu kali berangkat," ujar Suyatno yang telah menggeluti dunia sopir sejak 1992 silam.(saefur/cah)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top