• Berita Terkini

    Sabtu, 13 Januari 2018

    72 Mahasiswa UNS Gelar KKN di Kebumen

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sebanyak 72 mahasiwa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Kebumen. Selama 45 hari mereka akan mengikuti program wajib kampus di Kecamatan Alian. Rombongan mahasiswa KKN ini diterima oleh Wakil Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz, di Ruang Jatijajar Komplek Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (11/1/2018).

    Koordinator KKN Mahasiswa UNS Surakarta di Kebumen, Wahyudi, mengatakan kegiatan KKN di Kabupaten Kebumen berlangsung mulai 9 Januari dan akan berakhir pada 22 Februari 2018. Atau selama 45 hari.

    "Mereka berasal dari semua jurusan yang ada di UNS. Sedangkan wilayahnya berada di desa-desa yang ada di Kecamatan Alian," kata Wahyudi, disela-sela acara penerimaan Mahasiswa KKN UNS Surakarta di Kebumen.

    Wahyudi, mengungkapkan pada tahun ini jumlah keseluruhan mahasiswa UNS Surakarta yang mengikuti KKN sebanyak 1.889 orang. "Jumlah ini tersebar di seluruh Indonesia, bahkan ada yang mengikuti KKN di luar negeri," ujarnya.

    Hadir mendampingin Wakil Bupati pada acara tersebut, Kabag Kesra Setda Kebumen Wahib Tamam, Camat Alian Ram Gunadi, serta perwakilan dari UNS Surakarta.

    Wakil Bupati Yazid Mahfudz, dalam sambutannya meminta mahasiswa KKN UNS  untuk ikut berperan aktif dalam mengurangi angka kemiskinan penduduk. Hal ini lantaran masalah terbesar di Kabupaten Kebumen saat ini adalah kemiskinan.

    "Untuk itu, saya mengajak  para mahasiswa ikut berperan aktif dalam mengurangi angka kemiskinan penduduk. Caranya dapat dari hal-hal sederhana. Misalnya, mengupayakan agar setiap jengkal tanah warga hendaknya ditanami dengan pohon produktif," pinta Yazid Mahfudz.

    Yazid Mahfudz, juga berharap masyarakat dan mahasiswa dapat sama-sama belajar. Masyarakat belajar ilmu pengetahuan, teknologi dan berbagai inovasi baru. Sedangkan, kehadiran para mahasiswa KKN diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk memberdayakan diri dan meningkatkan kesejahteraannya.

    Dengan potensi-potensi yang ada lokasi KKN, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan menjadi sebuah sumber kesejahteraan masyarakatt. Baik dalam sektor pertanian, pariwisata maupun lainnya.

    "Salah satunya dengan merintis desa-desa wisata. Mengedukasi masyarakt untuk mengelola dengan baik potensi yang diimiliki. Agar potensi tersebut berkelanjutan dan efektif. Agar mereka bisa hidup lebih sejahtera," imbuhnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top