• Berita Terkini

    Sunday, December 17, 2017

    TP PKK Prihatin Mulai Lunturnya Sopan Santun Generasi Muda

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kader PKK di Kabupaten Kebumen memiliki tantangan besar. Terutama terkait dengan mulai lunturnya sopan santun dan budipekerti di kalangan generasi muda. Oleh karenanya setiap Kader PKK harus berperan aktif mencari solusi persoalan tersebut dengan menyusun program PKK yang berorientas pada penguatan karakter.

    Hal itu dikatakan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen, Lilis Nuryani Yahya Fuad, pada acar Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen dan Pembina TP PKK Kabupaten dan TP PKK Kecamatan. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung PKK Kebumen, Jumat (15/12/2017).

    "Tantangan lainnya yaitu masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini persoalan serius yang harus terus kita perjuangkan," kata Lilis Nuryani, dalam sambutannya.

    Menurutnya, PKK memiliki posisi strategis dalam pembangunan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Tim Penggerak PKK telah banyak berkiprah membantu program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan keluarga dengan semangat kerja dan jiwa pengabdian yang tinggi melalui kegiatan 10 program pokok PKK.

    "PKK sangat mendukung program pembangunan dalam pemberdayaan perempuan. Dalam hal ini yang ingin dicapai adalah ketersediaan sumber daya keluarga dan kemampuan keluarga dalam menanggulangi masalah-masalah yang dihadapi," papar istri dari Bupati Kebumen ini.

    Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, yang hadir pada acara tersebut menyampaikan Tim Penggerak PKK merupakan mitra kerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Keberadaannya mengemban tugas dan fungsi yang mulia dalam menyukseskan pembangunan bangsa.

    "Pemerintah menyadari, program dan kegiatan memerlukan dukungan yang kuat dar seluruh elemen, termasuk PKK. Oleh sebab itu, peran PKK diharapkan menjadi jembatan penghubung agar seluruh program lebih efektif dalam pelaksanaannya," kata Yahya Fuad.

    Bupati meminta berbagai program kerja yang disusun oleh Tim Penggerak PKK hendaknya dapat mengakomodir hak-hak serta peran wanita dan keluarga diberbagai bidang. Termasuk dalam upaya meningkatkan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan keluarga. "Yang terpenting progam dan kegiatan tersebut dapat diimplementasikan ditingkat paling dasar yaitu di tingkat dasa wisma," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top