• Berita Terkini

    Sunday, December 3, 2017

    Kode #3 Satukan Umat Adventure Nusantara

    foto Panitia Kode #3forekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Gelaran Kebumen One Day Enduro Seri ke-3 (Kode #3) terbilang sukses. Pasalnya, event nasional yang digelar selama dua hari, 2-3 Desember 2017 itu diikuti oleh sedikitnya 5.986 peserta. Event yang digelar oleh Trail Adventure Kebumen (TRACK) itu tidak hanya diikuti offroader dalam negeri tetapi juga dari mancanegara.

    Wakil Ketua Panitia Kode #3, Santoso Budiawan, menjelaskan ribuan peserta tersebuut berasal berbagai penjuru nusantara dari Sabang sampai Merauke, bahkan ada peserta dari Malaysia, Singapura, hingga Vietnam. "Kegiatan ini menyatukan umat adventure dari seluruh penjuru negeri," kata Santoso Budiawan, disela-sela acara, Minggu (3/12/2017).

    Ketua Panitia, Rahmat Hidayat, menjelaskan awalnya start dan finish dipusatkan di Benteng Van Der Wijk Gombong. Namun karena sempitnya jalur keluar masuk area tersebut, juga dengan alasan keamanan yang dikarenakan peserta tidak diijinkan untuk membawa motor trail ke area dalam benteng. Lokasi start dan finish dipindahkan ke Lapangan Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor, yang letaknya berdekatan dengan Obyek Wisata Waduk Sempor.

    "Dengan pemandangan alam yang lebih asri, udara yang lebih sejuk, serta lebih dekat untuk masuk ke jalur, objek wisata Waduk Sempor ini dipilih oleh panitia untuk lebih memberikan kenyamanan kepada seluruh offroader," terang Rahmad Hidayat.

    Rahmat mengungkapkan, jalur yang akan dilalui oleh peserta Kode #3 seluruhnya jalur baru, jalur dibuat lebih lebar, 80 persen tanah dan melewati beberapa objek wisata alam. "Tidak menggunakan jalur kode#1 dan kode#2," ujarnya.

    Hadiah menarik disediakan pada ajang tersebut, yaitu dua unit mobil Daihatsu Ayla, tiga unit CRF 250 Rally, tiga unit CRF 150 L, tiga unit KLX 150 dan 10 unit motor matic.

    "Apabila panitia masih mendapatkan sisa keuntungan, maka seluruhnya akan disumbangkan untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tidak tercover APBD serta untuk mendanai kegiatan relawan siaga bencana," imbuhnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top