• Berita Terkini

    Sunday, December 10, 2017

    Bupati Sebut Pekalongan Kabupaten Maulud

    MUHAMMAD HADIYAN
    PEKALONGAN - Peringatan Maulid Nabi di Kabupaten Pekalongan diperingati hampir setiap hari sepanjang tahun mulai bulan Rabiul Awal (Mulud) sampai satu hari menjelang bulan Ramadhan. Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Pekalongan adalah Kabupaten Maulud.

    Demikian diungkapkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menghadiri peringatan pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di SMK Ar-Rahman Watusalam Kecamatan Buaran, Sabtu (9/12) pagi.

    "Ya, hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Pekalongan adalah Kabupaten Maulud. Karena tiap malam akan ada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan.  Baik di mushola, masjid maupun tempat-tempat pendidikan seperti di SMK Ar-Rahman Watusalam ini," terang Bupati.

    Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada pengurus yayasan Ar-Rahman yang telah menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia berharap agar sekolah Ar-Rahman Watusalam tetap menjaga tradisi yang telah diwariskan oleh para pendahulu, antara lain adalah menyelengarakan Maulid Nabi Muhammad SAW.

    Kepada seluruh jajaran pendidikan Ar-Rahman Watusalam, Bupati mengajak untuk senantiasa berikhtiar menciptakan lembaga pendidikan, yang bukan saja mencerdaskan orang secara intelektual tetapi yang tidak kalah penting adalah membekali anak-anak kita supaya cerdas spiritualnya. "Jadi, yo pinter agamane, ugo pinter ilmu umume," pinta Bupati dalam bahasa jawa.

    Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Dewi Aida Fitria, Koordinator Nusantara Mengaji yang sekaligus anggota DPR RI KH Jazilul Fawaid, para alim-ulama, tokoh masyarakat Kecamatan Buaran, Muspika Kecamatan Buaran, dan seluruh siswa-siswi SMK Ar-Rahman Watusalam yang memadati halaman sekolah setempat.

    Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan, bahwa pihaknya mempunyai program bisyaroh bagi para guru wiyatabhakti di SMP. "Guru WB di SMP akan mendapatkan Rp500ribu perbulan dan sudah berlaku sejak tahun 2017 ini. Pemerintah juga memberikan bantuan mobil bagi organisasi-organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, Rifaiyah. Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan peduli terhadap pengembangan dakwah Islam,” terang Bupati.

    Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga sudah mengeluarkan program beasiswa untuk siswa SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Pada kesempatan itu pula, secara spontan Bupati memberikan beasiswa kepada salah satu orang tua kurang mampu yang memiliki anak masih kuliah di perguruan tinggi.

    Usai mengikuti acara pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW, Asip didapuk untuk meresmikan penggunaan gedung baru MTs Ar-Rahman Watusalam yang lokasinya tidak jauh dari SMK Ar-Rahman Watusalam tersebut. (yan)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top