• Berita Terkini

    Sunday, December 31, 2017

    Bupati Ajak Orang Kaya di Kebumen Gemar Bersedekah

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumeneskpres.com) - Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad, menggugah kesadaran para pengusaha dan orang-orang kaya di Kota Beriman untuk melakukan gerakan bersedekah bagi saudara-saudara mereka yang tak mampu.

    Bila itu terlaksana, Bupati berharap dapat mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Kebumen.

    Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat melakukan kegiatan sosial "Kebumen Berbagi" di Kecamatan Poncowarno dan Bonorowo, Minggu (31/12/2017). Pada kesempatanitu, Bupati Yahya Fuad membagikan sebanyak 5000 paket sembako. Masing-masing 2500 di Kecamatan Bonorowo dan 2500 di Kecamatan Poncowarno. Selain didatangi ribuan warga masyarakat, kegiatan tersebut juga dihadiri para Camat dan kepala desa.

    Yahya Fuad mengatakan, kegiatan "Kebumen Berbagi" di Poncowarno dan Bonorowo menjadi kali ketiga di tahun 2017 setelah sebelumnya dilakukan di alun-alun Kebumen.

    Dipilihnya Poncowarno dan Bonorowo, kata Yahya Fuad, agar masyarakat tak perlu jauh-jauh datang ke alun-alun untuk mendapatkan bantuan. "Jadi kami yang mendatangi mereka," ujar Yahya Fuad, disela-sela kegiatan.

    Kegiatan semacam ini, diharapkan Bupati tak sekedar membantu bagi masyarakat yang membutuhkan. Sekaligus, mengetahui persoalan dan potensi yang ada di masing-masing wilayah. ""Kegiatan ini akan terus berlangsung dimasa mendatang," ujarnya.

    Terkait hal tersebut, Bupati mendorong pengusaha setempat atau warga masyarakat golongan mampu dapat ikut serta. Orang-orang kaya di Kebumen tersebut diharapkan dapat ikut bersedekah dan membantu saudara mereka yang tidak mampu.


    "Kami mendorong pengusaha setempat dan masyarakat mampu untuk bersedekah. Bila itu terjadi dan bisa dilakukan sebulan sekali, diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Kebumen," ujar Yahya Fuad.

    Sementara itu, ada yang menarik dalam kegiatan Kebumen Berbagi di Kecamatan Poncowarno. Dalam kesempatan itu, Bupati menggelar kuis dan menyiapkan hadiah bagi mereka yang mampu menghafal Al Quran. Menariknya, ada seorang anak yang berani maju. Kendati belum lancar berbicara, anak tersebut hafal surat Al Fatehah.


    "Kuis ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menghafalkan Al Quran. Meski awalnya motifnya mereka untuk mendapatkan hadiah, ke depan diharapkan mereka benar-benar menghafal Al Quran dengan kesadaran sendiri," ujar Yahya Fuad.(cah)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top