• Berita Terkini

    Wednesday, December 6, 2017

    Bulan Dana PMI Kebumen Tahun 2017 Menurun

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kegiatan bulan dana yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen tahun 2017 berhasil menghimpun dana sebesar Rp 745.550.500. Pendapatan bulan dana PMI tahun ini menurun dari pendapatan tahun lalu yang mencapai lebih dari Rp 900 juta. Dari pendapatan bulan dana sebesar Rp 745.550.500  kontribusi terbesar para ASN serta siswa TK dan SD.

    Secara simbolis, hasil bulan dana PMI 2017 diserahkan oleh Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, diwakili Kasat Binmas AKP Yusuf, selaku Ketua Bulan Dana PMI 2017 kepada  Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad.

    Selanjutnya hasil bulan dana tersebut diserahkan oleh Mohammad Yahya Fuad kepada Ketua PMI Kabupaten Kebumen Komper Wardopo. Acara serah terima berlangsung di Rumah Dinas Bupati Kebumen, Kamis (6/12/2017) siang.

    Hadir seluruh pengurus PMI Kabupaten Kebumen, Kepala Markas dan Staf Markas, serta sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Kebumen. Mewakili Kapolres Kebumen, AKP Yusuf, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kebumen yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan bulan dana PMI. "Diharapkan bulan dana PMI ke depan, capaiannya terus ditingkatkan," ujarnya.

    Berdasarkan data PMI Kebumen, bulan dana PMI dihimpun dari berbagai pos-pos antara lain dari dinas/instansi di lingkungan Pemkab Kebumen, instansi vertikal, karyawan bank dan rumah sakit swasta,  karyawan swasta, siswa TK/RA dan SD, SLTP, SLTA, pariwisata, pelanggan PDAM, KIR kendaraan, pemohon SIM, akte kelahiran, kartu kuning, kepala keluarga melalui kecamatan, dan pengusaha.
     
    Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, menyampaikan, keberhasilan bulan dana PMI menggambarkan bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kemanusiaan. Selain itu juga menggambarkan bahwa PMI Kebumen masih menjadi harapan dan kepercayaan masyarakat dalam mengatasi masalah kemanusiaan.
     
    "Saya berharap, dana yang terkumpul dari masyarakat dapat membantu PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan. Artinya dari masyarakat diharapkan akan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

    Pada kesempatan itu, Yahya Fuad, meminta seluruh stakeholder agar ikut berpartisipasi membantu menyuarakan gerakan-gerakan kemanusiaan yang dilakukan oleh PMI.

    Hal ini dikarenakan PMI tidak hanya bergerak di bidang donor darah saja. Melainkan juga kegiatan-kegiatan kemanusiaan lainnya. Seperti penanggulangan bencana, pelayanan pertolongan pertama, pelayanan ambulan, poliklinik dan lain-lain. Termasuk juga pembinaan generasi muda melalui kegiatan PMR (Palang Merah Remaja) KSR (Korps Sukarelawan) dan TSR (Tenaga Sukarelawan).(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top