• Berita Terkini

    Wednesday, December 13, 2017

    Belum-belum, Tugu Lawet Sudah Penyok

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Meski baru saja direnovasi, atau bahkan belum masih dalam proses renovasi, namun pipa besi melingkar yang berada di bagian bawah Tugu Lawet penyok.

    Jika dilihat dari tanda-tandanya, penyoknya pipa besi yang melingkar tersebut, bisa dipastikan terjadi akibat tertabrak kendaraan. Hal ini lantaran terdapat jejak ban pada bagian bawah pipa besi yang penyok.

    Penyoknya pipa besi tersebut tentunya menjadi perhatian dan sorotan beberapa masyarakat. Bahkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Kebumen Dra Halimah Nurhayati MAP pun turut menyoroti hal tersebut. Menurutnya meski telah dilakukan renovasi, namun hal tersebut masih membutuhkan evaluasi.

    Hal itu berkaitan dengan kondisi Tugu Lawet ke depannya. Jika memang tidak baik, bukan tidak mungkin Tugu Lawet akan dikembalikan seperti semula. “Ini belum-belum sudah penyok,” tuturnya, Rabu (13/12/2017).

    Dari pantauan Ekspres, penyoknya bagian pipa yang melingkar tersebut terjadi sepanjang sekitar 1,5 meter. Pipa yang penyok terdapat di bagian lingkaran sebelah Barat. Terdapat jejak-jejak hitam bekas ban di bagian yang penyok tersebut.

    Menurut Halimah, terdapat beberapa pandangan terhadap penyoknya pipa pengaman  tersebut. Bisa jadi akibat ada penambahan lebar lingkaran 50 centimeter, membuat jalan menjadi sempit. Hal itu berakibat, kendaraan yang melintas menyerempet bagian lingkaran bawah. Selain itu bisa jadi mutu pipa  besi pengaman tidak bagus. Faktanya terserempet sekali saja sudah penyok. “Itulah mengapa evaluasi menjadi sangat penting,” jelasnya.

    Jika lingkaran Tugu Lawet di bagian bawah dibuang, hal itu juga berpotensi lebih membahayakan bagi pengguna jalan.  Sebab bagian tralis Tugu Lawet yang berbentuk kelopak bunga teratai lebih menjorok keluar.  “Jika memungkinkan dikembalikan ke bentuk semula. Jika hendak direnovasi sebaiknya diberi tanaman-tanaman bunga biar kelihatan asri,” ucapnya.

    Sebelumnya telah diberitakan jika revitalisasi Tugu Lawet yang menjadi maskot kabupaten berselogan Beriman ini, rencananya akan rampung dalam waktu 120 hari. Pelaksanaan revitalisasi dimulai pada 14 Agustus 2017 hingga 11 Desember.

    Setelah dilelangkan, revitalisasi Tugu Lawet hanya membutuhkan biaya Rp 673 juta, dari rencana anggaran Rp 750 juta. Adapun pemegang proyek revitalisasi itu yakni CV Alam Hijau Lestari dengan direktur Mambangul Hasan RT 3 RW 2 Desa Triwarno Kecamatan Kutowinangun.  Adapun waktu pengerjaan proyek revitalisasi dilaksanakan sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Revitalisasi dilaksanakan dengan penambahan pagar stainless, pot hias, ornamen burung lawet, kolam dan air mancur. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top