• Berita Terkini

    Wednesday, December 20, 2017

    174 Bilah Pusaka Nusantara Dipamerkan pada Pameran Tosan Aji

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sedikitnya 174 bilah pusaka nusantara dipamerkan pada Pameran dan Sarasehan Tosan Aji yang diselenggarakan oleh Paguyuban Tosan Aji Brajabumi dan Rumah Budaya Bumi Bima Sakti. Pameran tersebut berlangsung mulai 20 hingga 22 Desember di Hotel Meotel Kebumen.

    Secara resmi pameran yang baru pertama kali digelar di Kebumen itu dibuka oleh Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad, Rabu (20/12/2017). Hadir pada pembukaan tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI KRT Darori Wonodipuro, Kapolres Kebumen AKBP Arief Bachtiar, Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Kav suep, serta budayawan.

    Ketua Panitia Pameran dan Sarasehan Tosan Aji, Sumarmo, menjelaskan, peserta yang mengikuti acara tersebut berasal dari berbagai kota dari Jawa Timur seperti Trenggalek, Malang, dan Tuban. Sedangkan dari Jawa Tengah, hingga tadi malam yang sudah hadir berasal dari Banjarnegara, Semarang, Solo, Klaten, Purworejo dan Jogja.

    Sumarmo, mengatakan selain pameran, acara yang akan berlangsung mulai 20-22 Desember 2017 ini juga akan diisi Sarasehan Tosan Aji, yang menghadirkan para pakar keris nusantara. Tak hanya itu, selama acara berlangsung juga akan ada bazar pusaka di halaman hotel bintang tiga satu-satunya yang ada di Kebumen tersebut.

    "Setiap harinya buka mulai pukul 09.00 sampai 21.00 WIB. Ini semuanya terbuka untuk umum. Siapa saja boleh datang kesini," kata Sekcam Sadang ini.

    Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, dalam sambutannya meminta agar acara tersebut tidak hanya digelar kali ini saja. Tetapi harus berkelanjutan setiap tahun sekali.  "Masih banyak masyarakat yang awam terhadap tosan aji karena tidak tahu cara menikmati. Harapanya setelah ada pameran ini akan ada banyak peminatnya," ujar Yahya Fuad.

    Pihaknya berharap, melalui kegiatan pameran tosan aji dapat meluruskan pandangan masyarakat yang menyimpang  terhadap keris maupun tosan aji lainnya. "Kita akan melihat hasil dari pameran ini. Kalau mendatangkan banyak peserta bukan tidak mungkin ini akan jadi event nasional, bisa saja nanti akan ada bantuan  pembiayaan dari Pemda," bebernya.

    Salah satu peserta yang ikut berpartisipasi pada kegiatan itu, yakni KRT Darori Wonodipuro. Dari membawa tujuh bilah keris warisan dari leluhurnya dari Keraton Jogja. Bahkan pusaka yang dibuat diera Raja Mataram Sultan Agung itu sangat istimewa. Pasalnya, kerangkanya terbuat dari emas putih dab berlian. Selain itu, ada keris yang kerangkanya terbuat dari gading gajah Afrika. "Karena ini baru pertama kali di Kebumen, saya ikut berpartisipasi," tegasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top