• Berita Terkini

    Tuesday, November 7, 2017

    Pemkab Kebumen Luncurkan Perpustakaan Digital

    sudarnoahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Bupati Kebumen Mohammamd Yahya Fuad meluncurkan perpustakaan digital yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas. Perpustakaan digital yang dikembangkan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kebumen tersebut diluncurkan di Aula Dinas setempat, Senin (6/11/2017).

    Perpustakaan digital Kebumen sudah bisa diakses masyarakat umum melalui website digilib. kebumenkab.go.id. Selain itu juga bisa diakses melalui handphone android. Perpustakaan digital ini merupakan implementasi dari konsep perpustakaan tanpa batas yang dapat diakses 24 jam setiap hari.

    Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, mengatakan inovasi layanan terbaru tersebut untuk memudahkan masyarakat Kebumen mengakses informasi melalui perpustakaan digital. Baik mengenai produk hukum daerah, buku umum, maupun terkait pemberitaan mengenai pemerintah daerah, yang nantinya akan tersaji di perpustakaan digital.

    “Ini akan memudahkan masyarakat mengakses perpustakaan, sehingga lebih murah karena tidak  harus datang ke perpustakaan. Selain juga bisa diakses kapan saja dan dimana saja,” kata Mohammad Yahya Fuad, kepada wartawan usai peluncuran.

    Pihaknya mengapresiasi peluncuran ini karena diluncurkan tanpa anggaran. “Kalau biasanya melaunching sesuatu butuh anggaran, ini tanpa anggaran,” ujarnya.
    Sayangnya, dari 32.000 koleksi buku yang ada di perpustakaan daerah baru 234 buku yang dialihmediakan.

    Itupun dilakukan sendiri oleh Disarpus Kebumen. Koleksi buku yang sudah didigitalisasi terdiri dari 105 peraturan daerah, 69 peraturan bupati dan sisanya buku umum karya penulis Kebumen. “Karena terbentur dengan hak cipta yang kita  alihmediakan baru karya-karya penulis Kebumen,” terang Kepala Disarpus Kebumen, Anna  Ratnawati,saat mendampingi Bupati Kebumen.

    Anna membeberkan, dari 234 buku yang sudah didigitalisasi yang sudah di-online-kan baru 20 buku. Sehingga untuk membaca buku digital lebih banyak baru
    bisa dilakukan di Perpustakaan daerah “Kita akan terus berupaya menaikan online secara bertahap,” ujarnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top