• Berita Terkini

    Sunday, November 5, 2017

    Pemkab Kebumen Bakal Gelar OTT bagi Mereka yang Buang Sampah Sembarangan

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Bagi yang biasa buang sampah sembarangan, kini harus segera meninggalkan kebiasan buruk tersebut. Jika tidak, siap-siap saja terjaring razia yang digelar tim dari Satpol PP dan Dinas Perkim dan LingkunganHidup Kabupaten Kebumen.

    Selain untuk membudayakan hidup bersih, razia ini juga dalam rangka mendukung tekad PemkabKebumen untuk meraih Adipura tahun depan.“Ini gebrakan baru Pemkab  Kebumen terkait budaya hidup bersih sehat. Melalui gerakan ini diharapkan mereka yang masih suka buang sampah sembarangan tidak lagi mengulangi perbuatannya,”tandas Kepala Dinas Perkim dan LH Kebumen, Edi Riyanto ST MT kepada Ekspres, belum lama ini.

    Edi mengakui jika dalam waktu dekat pihaknya dan instansi terkait akan melakukan sidak terhadap pembuang sampah sembarangan. Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pembuangsampah sembarangan ini akan rutin digelar di lokasi dan waktu yang sudah ditentukan.

    Bagi warga yang terjaring OTT, akan diberi sanksi secara bertahap.Mulai dari peringatan, sanksi sosial hingga sanksi perda. Bahkan si pembuang sampah sembarangan jangan kaget jika wajahnya terpampang di media karena tim OTT tak segan-segan mempublish si pembuang sampah sebagai bentuk sanksi sosial dan moral.

    Menurut Edi, sanksi sosial ini akan lebih efektif untuk membuat jera masyarakat dibanding sanksi hukum.“Tapi kalau masih ngeyel juga terpaksa bisa berurusan dengan pengadilan karena kita aturan berupa perda tentang pengelolaan sampah,” imbuh Edi.

    Dia bertutur, Pemkab Kebumen sudah membangun ribuan tempat sampah di seluruh penjuru kabupatenberslogan Beriman ini. Baik di tepi jalan, perumahan, perkantoran hingga pasar. Tak hanya itu, ada pula petugas sampah yang secara berkala mengambili sampah dari warga. Sehingga, sangat aneh jika masih ada warga yang membuang sampah secara sembarangan.“Untuk itulah kita mulai menggiatkan budaya menegur bagi pembuang sampah sembarangan sehingga mereka mau merubah perilakunya,” imbuhnya.

    Pada kesempatan itu, Edi Rianto menegaskan jika tekad meraih Piala Adipura untuk pertama kalinya bukanlah sebuah mimpi belaka. Tapi bisa diwujudkan secara nyata asal ada kemauan dan kesadaran semua pihak.

    Seperti menjaga kebersihan lingkungannya. Dia juga makin optimis bisa ‘pecah telur’ meraih adipura setelah selesainya pembangunan TPA Kaligending  Karangsambung.

    Selama ini, kata Edi, salah satu penyebab kegagalan meraih adipura adalah faktor TPA. “Tahun ini TPA Kaligending sudah direnovasi dan insya Allah sudah tidak 
    bau lagi. Semoga itu bisa mendongkrak nilai kita dalam meraih Adipura,” ucap dia optimis.(has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top