• Berita Terkini

    Friday, November 10, 2017

    Pasca Diklatsar, Banser Sadang Gelar Tasyakuran

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Satuan Koordinasi Rayon Barisan Ansor Serbaguna (Satkoryon Banser) Kecamatan Sadang menggelar tasyakuran. Acara tersebut dilaksanakan di depan rumah Muhyidin yang merupakan salah satu Pengurus Ansor Kecamatan Sadang, Kamis (9/11/2017), malam.

    Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Wakil Ketua PC NU Kebumen Makruf Widodo, Pengasuh Ponpes Al-Hasani Jatimulyo Kyai Fahrudin. Acara juga dihadiri oleh beberapa Jajaran Pengurus MWC NU Kecamatan Sadang serta para tamu undangan lainnya.

    Selain sebagai wujud syukur atas keberhasilan 55 anggota baru Banser mengikuti Diklatsar di Kabupaten Purworejo, kegiatan tersebut juga dilaksanakan guna memotivasi semangat perjuangan para Kader Ansor. “Acara tasyakuran juga dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama anggota Ansor,” tutur Ketua Panitia Pelaksana Mukhayan.

    Dalam sambutan Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Diklatsar Banser. Ucapan selamat juga disampaikan kepada Kader Banser yang telah bergabung demi memperkuat kaderisasi NU.

    Bukan hanya untuk NU saja, Banser juga harus berjuang berjuang melindungi serta mempertahankan keutuhan NKRI. “Menjadi anggota Banser berarti siap berjuang demi Agama dan Negara. Selain itu pengabdian terhadap masyarakat merupakan tugas terbesar Banser. Dengan begitu secara tidak langsung akan membantu Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam menjaga dan menyejahterakan masyarakat,” paparnya.

    Wakil Ketua Harian PCNU Kebumen, Makruf Widodo dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Mukhayan. Sebagai tokoh masyarakat Mukhayan telah begitu banyak mengawal dan membimbing kaderisasi Ansor dan Banser di Kecamatan Sadang. Berkat bimbingan Mukhayan kini Ansor dan Banser Kecamatan Sadang telah mampu mengabdi kepada masyarakat. “Banser harus tanggap dan sigap atas berbagai persoalan yang ada di permukaan masyarakat. Selain itu Banser juga harus bisa memberikan rasa aman atas bahaya-bahaya yang mungkin datang di masyarakat,” paparnya.

    Ansor dan Banser harus bersatu padu untuk memperjuangkan cita-cita para Ulama. Para ulama telah gigih berjuang dengan keinginan untuk menjaga keutuhan NKRI dan kerukunan umat beragama. “Sudah selayaknya kita sebagai generasi muda wajib meneruskan perjuangannya para pendahulu,” ucap Mukhayan pada acara yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang iringan musik hadroh. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top