• Berita Terkini

    Thursday, November 9, 2017

    Laka Truk Maut di Kudus,Tiga Tewas

    DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS
    KUDUS – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan pantura Kudus-Pati turut Desa Klaling, Jekulo. Kali ini melibatkan sesama truk kontainer. Tiga orang tewas. Sementara satu orang terluka. Keempatnya sopir truk dan kernet.

    Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus di TKP (tempat kejadian perkara), kecelakaan terjadi pukul 04.15. Semula, truk kontainer nopol B- 9933-UO berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di TKP, truk yang dikendarai Satukan, 53, bersama kernetnya Saroni, 46, warga Desa Durensewu, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berusaha menyalip truk di depannya. Sang sopir pun banting kanan.

    Namun nahas, dari arah berlawanan melaju truk kontainer lain. Karena jarak terlalu dekat, terjadilah tabrakan. Truk kontainer nopol B- 9933-UO menabrak truk kontainer box nopol D-8312-FY yang berjalan dari arah berlawanan. Truk itu disopiri Jejen Nana Sapna, 62, warga Desa Ciguguur tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, dan kernetnya, Dani Ramdani, 25, warga Desa Kriyan, Wates, Kulonprogo, Jogjakarta.

    Akibat kecelakaan itu, tiga orang tewas. Yakni, sopir truk Satukan, 53, dan kernetnya Saroni, 46, serta sopir truk yang berlawanan arah Jejen Nana Sapna. Sementara kernetnya Dani Ramdani mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

    Salah satu warga setempat, Misbahul Anam, 20, mengatakan, mengetaui peristiwa itu dia meminta pertolongan warga. ”Untuk evakuasi korban cukup kesulitan. Sebba, terjepit kabin truk,” tegasnya.

    Petugas polisi yang datang ke lokasi juga kesulitan evakuasi. Berbagai upaya untuk mengevakuasi korban Satukan, 53, bersama kernetnya Saroni, 46, sudah dilakukan. Mulai memotong kabin yang menjepit dengan las hingga kabin ditarik dengan truk kontainer lain.

    Posisi tubuh korban juga menyulitkan proses evakuasi. Supir Satukan, 53, terjapit di tempat kemudi. Sedangkan kernet Saroni, 46, tengah tertidur di kursi belakang kemudi. Setelah berupaya kurang lebih 4 jam atau pukul 08.15, kedua korban baru bisa dievakuasi.

    Para korban kemudian dilarikan ke RS Mardi Rahayu Kudus. Korban selamat hanya Dani Ramdani, 25, kernet truk yang berlawanan arah. Dia hanya mengalami luka ringan di bahu sebelah kanan.

    Dani mengaku, tidak mengetahui jelas kronolagi kejadiannya. ”Soalnya gelap. Truk kami melaju kencang tiba-tiba di depan ada truk. Jadi tidak tahu pasti,” ungkapnya.

    Menurut warga setempat Misbahul Anam, lampu penerangan jalan di lokasi kecelakaan memang mati, sehingga saat malam gelap. ”Lampu penerangan jalan rusak, karena ada kabel yang putus ditabrak truk,” ungkapnya.

    Bangkai truk baru bisa dievakuasi pukul 08.45. Akibat kecelakaan tersebut menimbulkan kemacetan panjang sejauh tujuh kilometer. ”Karena pagi jadi padat kendaraan. Sambil menunggu proses evakuasi selesai. Kepadatan lalu lintas kami urai dengan sistem buka tutup jalan. Usai evakuasi lalu lintas lancar kembali,” ungkap Kasatlantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto melalui Kanit Laka Iptu Ngatmin. (ruq/lil)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top