• Berita Terkini

    Wednesday, November 29, 2017

    KH Duri Ashari Isi Tausiyah Puncak HUT Korpri Kebumen

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Kabupaten Kebumen diisi dengan pengajian di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Rabu (29/11/2017). Acara yang dirangkai dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu menghadirkan penceramah kondang, KH Duri Ashari, dari Semarang. 

    Penceramah berusia 75 tahun itu sukses menghipnotis para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kebumen. KH Duri Ashari menyampaikan dakwahnya dengan disisipi humor cerdas, sehingga tidak membuat para PNS itu tidak mengantuk.

    Wakil Ketua I Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Kebumen, Ahmad Ujang Sugiyono, mengatakan sebelum pengajian, puncak HUT ke-46 Korpri tingkat Kabupaten Kebumen diisi dengan upacara di halaman Setda Kebumen, Rabu pagi.

    Berbagai kegiatan lain yang telah digelar, yaitu jalan sehat massal dan gowes pada Jumat (24/11). Pada hari yang sama juga digelar kegiatan bakti sosial donor darah.

    Kemudian, Festival Band untuk SLTA pada Sabtu (11/11). Pada tanggal 13-17 November digelar lomba kebersihan K3 di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kebumen, unit Korpri SMA dan SMK. Kemudian, pada 18 November digelar Offroad Kode 46, yang menyisir pesisir selatan Kebumen.

    Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad, pada Upacara Peringatan HUT ke- 46 Korpri menyampaikan tema peringatan HUT Korpri kali ini, yaitu “46 Tahun KORPRI, Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa”.

    "Tema ini mengingatkan kita agar kita menjaga kebersamaan. Juga bahwa Korpri harus menjadi aparatur yang setia, disiplin, bertanggung jawab dan berorientasi kerja," kata Mohammad Yahya Fuad.

    Menurutnya, Korpri perlu memfokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik. Yaitu, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Juga yang terbaik untuk Allah SWT. "Untuk itu setiap anggota KORPRI dalam berkarya haruslah diniati dengan niat ibadah yang tulus ikhlas," ujarnya.

    Lebih jauh, Korpri harus menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa. Artinya teruslah melakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik bisa makin murah, makin cepat, makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat percepatan laju pembangunan.

    "Saya harap Korpri menjadi pusat inovasi. Menjadi tempat lahirnya loncatan-loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Juga peningkatan derajat kesejahteraan masyarakat," harap bupati.

    Pada kesempatan itu, Yahya Fuad, mengajak anggota Korpri menyukseskan seluruh agenda pembangunan menuju tercapainya daerah Kebumen yang sejahtera dan agamis.

    "Tingkatkan profesionalisme dan kompetensi saudara. Pelihara dedikasi, integritas dan loyalitas yang tinggi dalam melaksanakan tugas. Tampilkan Korpri sebagai organisasi kedinasan yang netral dan profesional," tegasnya.

    Korpri juga diajak untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik, membangun budaya birokrasi yang kredibel dan akuntabel. Yang melayani sepenuh hati.

    "Laksanakan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab. Jangan kecewakan masyarakat. Jadikan pelaksanaan tugas pengabdian saudara sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top