• Berita Terkini

    Tuesday, November 28, 2017

    Keterbatasan Ekonomi tak Halangi Wisnu Miliki Segudang Prestasi

    Wisnu Pratama Iryanto/fotodokpribadi
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Kemauan keras untuk sukses ditambah sikap pantang menyerah melahirkan segudang prestasi. Itulah sosok Wisnu Pratama Iryanto, mahasiswa Semester 3 Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang ( FH Unnes) asal Kabupaten Kebumen ini.

    Sederet prestasi telah diraih pemuda berusia 19 tahun asal Desa Pekunden Kecamatan Kutowinangun itu. Yang terbaru, Wisnu menyabet Best Presentation pada lomba presentasi karya ilmiah nasional di Universitas Muhammadiyah Makassar, Oktober lalu.

    Tak hanya itu, deretan prestasi telah diraih pada diri lulusan SMKN 2 Kebumen itu. Maret 2017 ia didapuk menjadi Mahasiswa Berprestasi 3 FH Unnes sekaligus mapres termuda di Unnes (semester 2). Seminggu kemudian, ia menjadi pemakalah di internasional conference Iscombus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

    Prestasinya terus meningkat, di bulan April 2017, ia kembali mendapatkan kesempatan menjadi pemakalah internasional conference Clinical Legal Education FH Unnes bersama pemakalah lain dari 5 negara.

    Di bulan Mei, Wisnu mewakili kampus untuk mengikuti lomba presentasi karya ilmiah di Universitas Mulawarman, Samarinda Kalimantan Timur. Ia dan dua rekan setim mendapatkan Juara 2 Se-Indonesia. Oktober lalu, ia pun menyabet gelar Juara 1 Debat Nasional di Universitas Sriwijaya, Palembang Sumatera Selatan.

    Saat ini Wisnu sedang berada di Padang guna mengikuti program pertukaran mahasiswa tanah air (Permata) Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat, hingga awal tahun 2018. Wisnu yang juga Duta Wisata Kabupaten Kebumen 2017 itu juga dikenal sebagai sebagai pembicara untuk motivation training dan pelatihan public speaking yang andal. Atas deretan prestasinya, Wisnu berkesempatan melanglang nusantara dengan gratis.

    Kepada Kebumen Ekspres, Wisnu menyampaikan, pencapaiannya itu bukan tanpa perjuangan. Alih-alih lahir dari keluarga berada, Wisnu hidup dalam keterbatasan ekonomi. Ayahnya, Maryoto, bekerja sebagai room boy di salah satu hotel di Semarang sedangkan ibunya sehari-hari berjualan ikan asin di Pasar Jatisari, Kebumen. Wisnu sendiri merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

    Dengan kondisi itu, orang tua tak mampu membiayai Wisnu menempuh bangku perguruan tinggi dan kehidupan sehari-hari di kampus. "Ketika akan lulus dari SMK N 2 Kebumen, saya gencar mencari informasi beasiswa bagi calon mahasiswa yang kurang mampu dengan prestasi yang mapan,"kenangnya.

    Salah satu beasiswa yang paling diincar oleh calon mahasiswa adalah Bidikmisi. Bidikmisi merupakan beasiswa dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan membebaskan mahasiswa dari UKT dan memberikan living cost sebesar Rp 650 ribu perbulan. Bersyukur, Wisnu mendapatkan beasiswa tersebut dan diterima di Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang melalui Jalur Undangan (SNMPTN).

    Persoalan tak berhenti sampai disitu. Akibat kesulitan keuangan, Wisnu nyaris berhenti kuliah. Beruntung di saat kritis itu, dukungan datang dari orang tuanya. Dengan penuh kasih, mereka menguatkan Wisnu agar meneruskan kuliah. Hingga kemudian, Wisnu terpaksa menggadaikan sepeda motor.

    Rupanya, situasi kritis nyaris berhenti kuliah ini menjadi titik balik bagi Wisnu. Kepercayaan orangtua dan pengorbanan orangtua menjadi pecutan motivasi baginya.  Ia memutuskan untuk berkarier di kampus dengan menjadi pembawa acara, MC formal, MC informal, hingga moderator di kampus. Kegigihan dan profesionalitasnya membawa nama Wisnu cepat dikenal di organisasi kampus sehingga menggunakan jasanya.

    Di bidang prestasi akademik, ia nampaknya berlari kencang untuk mendapatkan segudang prestasi. Mulai dari IP semester 1 yang hampir sempurna 3,95 hingga kompetisi yang ia ikuti di tingkat nasional maupun internasional. "Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang mendapatkan pendidikan tinggi dan sukses bisa menjadi milik siapa saja. Jangan mudah menyerah," pesan Wisnu bagi generasi muda khususnya di Kebumen. (*/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top