• Berita Terkini

    Wednesday, November 8, 2017

    Ibarat Bangunan, "Pilkades Tanpa Wuwur" Jangan Dirusak

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Pilkades serempak yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, menjadi momen sangat monumental bagi masyarakat Kebumen. Pasalnya pada pelaksanaan Pilkades tersebut Bupati Kebumen berhasil menekan angka money politik dengan program “Pilkades Tanpa Wuwuran”.

    Keberhasilan tanpa wuwur pada ajang pemilihan merupakan langkah atau upaya untuk mengembalikan marwah demokrasi. Adanya praktik money politik yang marak terjadi pada setiap ajang pemilihan telah mencederai sistem demokrasi yang ada. 

    Hal ini disampaikan oleh Kepala Kespangpol Kebumen Nur Taqwa Setiyabudi, saat membuka kegiatan Koordinasi Forum-forum Diskusi Politik yang dilaksanakan di Aula Gedung KPRI Hemat UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Alian, Rabu (8/11/2017).


    Kegiatan yang diikuti oleh 100 peserta itu, menghadirkan narasumber tiga  narasumber yakni Drs Joko J Prihatmoko MSi dari Universitas Wahid Hasyim Semarang, Warjan SPd SH MM dari Balai Pengendalian Pendidikan Menegah dan Khusus wilayah IV Provisni Jawa Tengah. Selain itu pemateri lainya yakni Ketua KPU Kebumen Paulus Widiantoro SE MM.

    “Kemarin kita telah membuktikan bahwa proses pemilihan dapat berlangsung dengan baik tanpa money politik. Untuk itu jangan sampai apa yang telah dibangun rusak kembali,” tutur Kepala Kespangpol Kebumen Nur Taqwa Setiyabudi.

    Keberhasilan program Pilkades tanpa wuwur menjadi wujud nyata bahwa domkrasi dapat dilaksanakan dengan baik. Masyarakat Kebumen masih mempunyai nurani untuk menggunakan hak suaranya meski tanpa embel-embel imbalan. “Mudah-mudahan pelaksanaan Pilgub, Pileg dan Pilpres tidak akan menggoyahkan masyarakat Kebumen untuk tetap memilih meski tanpa iming-iming,” tegasnya.

    Menurutnya jika sampai masyarakat menerima money politik pada ajang pemilihan, maka kedepan tidak lagi boleh menuntut kesejahteraan. Selain itu jika menerima money politik tentunya tidak dapat menyalahkan pihak lain yang melakukan pelanggaran.

    “Untuk itu pertahankanlah bersama-sama apa yang telah diraih,” harapnya.

    Keberhasilan Pilkades tanpa wuwur mendapat apresiasi dari Drs Joko J Prihatmoko MSi. Menurutnya untuk terdapat dua hal yang dapat menghilangkan money politik yakni kekuatan ekonomi masyarakat dan kekuatan pemerintah. Jika kekuatan ekonomi masyarakat belum memungkinkan maka kekuatan pemerintah lah yang seyogyanya digunakan. “Tanpa ada money politik maka demokrasi dapat berjalan dengan bersih dan baik sesuai dengan  apa yang dicita-citakan,” (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top