• Berita Terkini

    Thursday, November 16, 2017

    HP Pelajar di Karanganyar ini Berisi Koleksi Film Dewasa

    RAZIA SATPOL PP
    KARANGANYAR – Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar, Kamis (16/11) menggelar razia terhadap sejumlah pelajar yang membolos saat jam sekolah. Dari razia itu belasan pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Karanganyar berhasil diamankan dan dibawa ke kantor Satpol PP Karanganyar untuk dimintai keterangan.

    Ironisnya, dari sejumlah pelajar –baik tingkat SMP dan SMA yang diamankan, ada beberapa pelajar kedapatan menyimpan koleksi film dewasa yang disimpan di dalam telepon seluler (ponsel) mereka. Tak hanya pelajar, petugas Satpol PP juga mengamankan sejumlah anak jalanan yang sedang nongkrong di sejumlah ruas jalan serta emperan toko di wilayah Karanganyar. Aksi kejar-kejaran pun sempat mewarnai razia yang dilakukan terhadap pelajar yang membolos pada jam pelajaran.

    Kasi Penindakan  Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Joko Purwanto mengungkapkan, penindakan terhadap pelajar dan anak jalanan tersebut dilakukan setelah adanya keluhan dari masyarakat terkait anak jalanan dan sejumlah siswa yang membolos di saat jam pelajaran.

    “Ada beberapa lokasi seperti di warung wilayah kota dan waduk Delingan. Kebanyakan mereka hanya nongkrong dan bercanda dengan teman-temannya,” jelas Joko, kemarin.
    Setelah berhasil diamankan, para pelajar yang kedapatan membolos tersebut akan diberikan pembinaan oleh Satpol PP. Dan pihak orang tua serta guru dari sekolah akan dihadirkan. Sedangkan ponsel yang diketahui kedapatan menyimpan film "saru", Satpol PP akan merusak kartu memori pada ponsel tersebut.

    “Sanksi nanti akan kita berlakukan untuk absen di Satpol PP. Dan selanjutnya nanti akan kita serahkan ke orang tua dan wali murid sekolah masing–masing,” terang Joko.
    Sementara itu, menurut salah satu pelajar TH, yang merupakan pelajar SMK di wilayah Bejen, Karanganyar mengaku ia mendapatkan video–video tak layak bagi anak-anak itu dari hasil download menggunakan paket data. Dan beberapa koleksi dari teman–temannya. “Ya, download sendiri dari handphone, kadang juga sharing dengan teman-teman,” ungkap TH. (rud/edy)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top