• Berita Terkini

    Thursday, November 2, 2017

    Cabuli dan Bawa Lari Adik Ipar, Pria Batang Ditangkap

    M Dhia Thufail
    BATANG – Date Septianto (24) warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara terpaksa harus mendekam di balik jeruji penjara.

    Pria yang juga merupakan seorang residivis kasus pembunuhan itu diringkus anggota kepolisian, karena telah melakukan tindak pidana pencabulan dan melarikan seorang gadis dibawah umur di Batang.

    Parahnya, gadis yang sempat dibawa lari sampai ke Kecamatan Pulo Maya, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat itu ialah adik iparnya sendiri.

    "Pelaku mengakui, ia sering bertemu dengan korban di rumah, karena merupakan adik kandung dari istri pelaku sendiri. Oleh karenanya, pelaku mengakui bahwa ia memendam rasa pada korban," ungkap Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga melalui Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Eko Mahrudin, usai gelar perkara, Rabu (1/11).

    Apesnya, kata Eko, korban yang dibawa lari oleh pelaku ini ialah seorang gadis di bawah umur, karena masih menginjak 16 tahun. "Korban berinisial NA (16) gadis di bawah umur warga Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang," ucapnya.

    Disebutkan Eko, dalam aksinya membawa lari korban ke Kalimantan, pelaku ditemani Budi Prasojo warga Dukuh Bleder Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman.

    "Jadi pelaku ini adalah seorang supir truk dan temannya itu ialah keneknya. Mereka akan kami kenakan Pasal 83 UU RI Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," katanya.

    Ditambahkan Eko, pelaku melakukan pelarian bersama korban hampir sepekan lamanya dari 24-28 Oktober. Keberadaan pelaku tercium polisi setelah korban sempat menghubungi keluarganya di Batang. Dari situlah, kemudian anggota Reskrim Polres Batang melakukan pelacakan.

    “Sebenarnya mereka berangkat dari Batang sudah sejak 23 Oktober dan kita bawa kembali ke Batang 30 Oktober. Selama pelarian, mereka tinggal ditempat orang tua kandung pelaku di kompleks transmigrasi lestari yang ada di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara,” ucapnya.

    Sementara saat dimintai keterangan, pelaku Date Septianto membantah kabar bahwa dirinya membawa lari wanita teman facebooknya. Pasalnya, wanita itu sudah ia kenal sejak lama, dan bertemu di dalam rumah.

    “Bukan teman facebook. Saya bertemu dengan dia di rumah. Dia adalah adik kandung istri saya. Saya khilaf. Tapi kami berdua sama sama menaruh rasa. Oleh karenanya, dia mau saya ajak pergi ke Kalimantan," bebernya.

    Dikatakan pelaku, untuk biaya hidup selama ditempat pelarian, pelaku sebelumnya menjual sejumlah perhiasan milik korban senilai Rp 500 ribu beserta sepeda motor milik pelaku sendiri senilai Rp 6 juta. (fel)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top