• Berita Terkini

    Wednesday, November 8, 2017

    Bandar Togel Klirong Ditangkap, Polisi Buru Dua Pelaku Lain

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sempat kabur selama dua pekan, buronan kasus judi toto gelap (togel) bernama Frenky Askhabul Jannah alias Bagas (26) akhirnya berhasil dibekuk tim Resmob Polres Kebumen dan Unit Reskrim Polsek Klirong di sebuah hotel di daerah Kutoarjo Purworejo, Senin (6/11/2017) sekira pukul 23.30 WIB.

    Penangkapan Bagas dilakukan menyusul terbongkarnya praktek  togel jenis Hongkong (HK) beromzet puluhan juta rupiah di sebuah rumah di Desa Klegenrejo Kecamatan Klirong pada 24 Oktober 2017 kemarin.

    Saat itu, razia yang dipimpin langsung Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti berhasil mengamankan tiga pelaku serta sejumlah barang bukti, termasuk uang yang diduga hasil kejahatan sebesar Rp 39,271 juta. Angka tersebut merupakan ‘tangkapan’ paling besar yang dilakukan Polres Kebumen dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, penggerebekan togel hanya mengungkap para pengecer dan pengepul dengan barang bukti uang pada kisaran angka jutaan rupiah saja

    Baca juga:
    (Sebuah Rumah di Klirong Digerebeg, Uang Puluhan Juta Disita)


    Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka yang berhasil ditangkap, muncul nama tersangka Bagas. Dia dianggap paling bertanggung jawab atas peredaran togel di lima kecamatan yang berpusat di Klegenrejo Klirong tersebut. Lima kecamatan itu adalah Sruweng, Adimulyo, Klirong, Buluspesantren dan Petanahan.

    Namun saat penggerebekan, Bagas berhasil lolos dari sergapan petugas. “Semua hasil rekap togel dan uang penjualan kupon diserahkan para loper atau pengepul kepada tersangka FA alias B sebagai bandar togel,” kata Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti didampingi Wakapolres Kompol Christian Aer, Kabag Ops Kompol Suyatno dan Kasatreskrim AKP Kholiq Salis Hirmawan dan Kasubag Humas AKP Willy Budiyanto usai apel sore, Selasa (7/11/2017).

    Kapolres menuturkan, dalam upayanya menghindari kejaran petugas, Bagas yang berstatus DPO sempat kabur keluar provinsi dan berpindah-pindah tempat. Diantaranyadi Bekasi dan Jakarta.

    Untuk bertahan hidup, Bagas menggunakan uang hasil penjualan togel yang ia dapat selama ini. Jejak Bagas akhirnya terendus tim Resmob Satreskrim Polres Kebumen. Hingga akhirnya pria yang juga berprofesi sebagai pedagang pupuk dan obat pertanian ini berhasil diringkus di Kutoarjo.

    Dengan tertangkapnya Bagas, kata Kapolres, total tersangka judi togel Klirong yang diamankan menjadi empat orang. Sebelumnya, polisi telah menangkap Sm(43), AS (40), KS (22) yang semuanya merupakan warga Desa Klegenrejo Kecamatan Klirong.

    Saat ini, polisi masih memburu dua tersangka lain yang masih buron. Termasuk Mustakim (40), pemilik rumah yang menjadi markas para penjudi togel.“Ya, dua tersangka masihburon. Mereka adalah pengepul dan juga pemilik rumah dalam kasus tersebut,” kata Kapolres.

    Lebih lanjut Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus menabuh genderang perang terhadap praktik judi di Kebumen. Sekecil apapun judi akan disikat. Terkaithal itu, Kapolres meminta bantuan masyarakat agar ikut berperan aktif dalam pemberantasan judi. Misalnya dengan melapor ke polisi jika melihat ada aktifitasperjudian di wilayahnya.

    “Sinergi masyarakat dan polisi sangat penting untuk pemberantasan judi mau-pun tindak kriminal lainnya,” tandas Kapolres.(has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top