• Berita Terkini

    Wednesday, November 22, 2017

    APBD Kebumen 2018 Capai Rp 2,8 Triliun

    ILUSTRASIRAPATDPRD
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Penyampaian nota keuangan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja (APBD) Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2018 terlambat satu setengah bulan dari semestinya. Seharusnya, disampaikan pada awal Oktober lalu, namun baru disampaikan November ini. Wakil Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz, menyampaikan nota keuangan di hadapan Rapat Paripurna DPRD Kebumen, pada Selasa (21/11/2017).

    Dalam RAPBD 2018 ditemukan masih ada defisit anggaran sebesar Rp 163,93 miliar. Namun defisit itu ditutup dengan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) tahun anggaran 2017 sebesar Rp 174,186 miliar. Selain itu juga dari penerimaan kembali pemberian pinjaman sebesar Rp 1,5 miliar setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 11,75 miliar.

    Dalam pengantarnya, Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, mengatakan rencana pendapatan tahun 2018 mencapai Rp 2,647 triliun lebih. Sedangkan rencana belanja mencapai Rp 2,810 miliar lebih.

    Rencana belanja sebagian besar untuk belanja tidak langsung, berupa gaji dan tunjangan, tambahan penghasilan pegawai dan tunjangan tunjangan anggota dan pimpinam DPRD Kabupaten Kebumen sebesar Rp 1,144 miliar.

    Belanja lain diantaranya dana hibah Rp 31,651 miliar, bantuan sosial Rp 38,218 miliar. "Selain itu belanja bagi hasil Rp 15,014 miliar, bantuan keuangan Rp 488,822 miliar dan dana tidak terduga Rp 1 miliar," kata Yazid Mahfudz, dalam sambutannya.

    Baca juga:
    (Ditanya Soal Perkembangan Kebumen, ini Kata Rustriningsih)

    Yazid Mahfudz, menjelaskan tahun anggaran 2018 ada lima prioritas pembangunan. Yakni peningkatan perekonomian berbasis pertanian dan pariwisata rencana anggaran Rp 344,197 miliar, pendidikan dan kesehatan rencana anggaran Rp 390,629 miliar.

    Kemudian, penanggulangan kemiskinan berbasis potensi unggulan dengan rencana anggaran Rp 66,020 miliar, peningkatan kehidupan sosial dan keagamaan rencana anggaran Rp 9,482 miliar. Prioritas kelima, peningkatan penerapan good and clean goverment dengan rencana anggaran Rp 139,700 miliar.

    Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bagus Setiyawan, dihadiri 32 anggota DPRD.

    Sebelumnya, hingga pertengahan November ini, Rancanangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD tahun anggaran 2018 di Kabupaten Kebumen belum juga disampaikan Bupati Mohammad Yahya Fuad ke DPRD untuk dibahas. Padahal seharusnya, raperda tersebut sudah diserahkan eksekutif kepada legislatif pada awal Oktober lalu.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top