• Berita Terkini

    Sunday, October 1, 2017

    Warga Ambalkumolo Panen Jagung Bareng Bupati

    sudarno ahmad/eskpres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Kelompok Tani Makmur Desa Ambalkumolo, Kecamatan Puring, panen jagung bareng Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, Sabtu (30/9/2017). Hasil panen pun cukup memuaskan, yakni mencapai  12,76 ton per hektar. Panen ini, sekaligus mendukung peningkatan produksi jagung yang ada guna memenuhi kebutuhan di Jawa Tengah dan sekitarnya.

    Hadir pada acara tesebut, Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, Dandim 0709 Letkol Kav Suep, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Pudji Rahaju, serta anggota kelompok tani desa setempat.

    Pudji Rahaju, menjelaskan hasil panen jagung di Desa Ambalkumolo cukup bagus. "Hampir sesuai dengan pabriknya (bibit) yang bisa mencapai 13 ton per hektar. Disini panen sampai 12,76 ton per hektar," kata Pudji Rahaju, saat mendampingi Bupati Mohammad Yahya Fuad, pada acara panen jagung tersebut.

    Ia mengungkapkan, jagung tersebut bibitnya bantuan dari pemerintah pusat untuk luas lahan 2.500 hektar. Namun, hingga saat ini sudah tertanam seluas 2.110 hektar. Panen jagung tersebut merupakan hasil dari program Pajale (Padi Jagung dan Kedelai). "Karenan musim kemaraunya pendek, mudah-mudahan setelah musim tanam ini dapat ditanam lagi," ujarnya.

    Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, menyampaikan produksi jagung di Kabupaten Kebumen saat ini cukup bagus. Serangan organisme pengganggu tanaman tidak berpengaruh terhadap produksi. Berdasarkan monitoring di lapangan, musim panen jagung dimulai pada akhir September dan awal Oktober di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Klirong, Buluspesantren dan Ambal.

    Dengan panen jagung tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan swasembada jagung, apalagi Kebumen juga merupakan salah satu sentra tanaman jagung.

    "Begitu banyak program inovasi teknologi dan intensifikasi pertanian yang bermanfaat bagi kenaikan produksi yang perlu dikembangkan," terang Bupati Mohammad Yahya Fuad.

    Ditambah lagi, berbagai program pemerintah pusat yang dilaksanakan di Kabupaten Kebumen salah satunya program upaya khusus padi jagung kedelai (Upsus Pajale). "Tentu ini menjadi dukungan tersendiri bagi petani di Kebumen," imbuhnya.

    Pihaknya juga berharap, peralatan yang diberikan pemerintah kepada petani, berupa traktor, alat panen, alat tanam untuk dimanfaatkan seoptimal mungkin. "Juga harus dijaga," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top