• Berita Terkini

    Tuesday, October 10, 2017

    Shelter Jiwa Kebumen Butuh Anggaran Rp 4 Miliar

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) -  Pemkab Kebumen mulai menggodok rencana pembangunan shelter bagi penderita gangguan jiwa yang direncanakan bakal dibangun di bekas RSUD Lama di Bojong Panjer Kebumen. Kemarin, Senin (9/10/2017) sore, Bupati Mohammad Yahya Fuad dan DPRD pun menggelar rapat bersama pihak terkait untuk membahas hal tersebut.

    Hadir pada rapat tersebut Bupati Mohammad Yahya Fuad, Ketua DPRD Cipto Waluyo, Wakil Ketua DPRD Bagus Setiyawan dan Miftahul Ulum, Ketua Komisi B DPRD Sudarmaji. Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Y Rini Kristiani, Kepala Bappeda Djunaedi Fatkhurakhman, serta sejumlah pejabat lainnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Y Rini Kristiani, dalam paparannya mengungkapkan, butuh anggaran sedikitnya Rp 4 miliar untuk mewujudkan rencana pembangunan shelter jiwa tersebut.

    "Itu mencakup pembangunan sarana prasarana serta SDM yang diperlukan dalam pengembangan shelter jiwa. Yang meliputi dokter umum, psikiater, psikolog, perawat, dan petugas lain," kata Y Rini Kristiani, dalam paparannya.

    Bupati Mohammad Yahya Fuad, mengatakan rapat bersama tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi antara eksekutif dengan legislatif tentang terobosan percepatan penanganan ODGJ.

    Bupati memerintahkan jajarannya agar bekerja maksimal dan efisien. Pihaknya meminta instansi terkait, agar pekan ini menggelar rapat secara maraton. Sehingga pada pekan depan bisa dilaporkan hasilnya ke DPRD. "Saya minta ada keputusan konkrit yang bisa dilaksanakan dengan cepat," pinta Bupati.

    Ketua DPRD Cipto Waluyo, yang memimpin rapat mengungkapkan dukungannya atas rencana bupati membangun shelter jiwa. Sementara Wakil Ketua DPRD Miftahul Ulum meminta agar dinas terkait tetap mempedomani regulasi, sehingga niat mulia ini tidak bertentangan dengan aturan.

    "Rencana (pembangunan shelter jiwa) ini tidak mungkin sudah masuk dalam RKPD yang ditetapkan. Silakan eksekutif melangkah dengan tetap pada garis regulasi," pintanya.

    Sebelumnya, pada Kamis 5 Oktober 2017 lalu, Bupati Mohammad Yahya Fuad, mengunjungi langsung Padepokan Mbah Marsiyo di Desa Winong, Kecamatan Mirit. Sedangkan, Komisi B DPRD menyusul pada Sabtu 7 Oktober 2017.

    Dari hasil pemantaun langsung, Komisi B DPRD Kebumen mendukung rencana Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, yang akan membangun shelter jiwa di bekas Gedung RSUD lama.

    Anggota Komisi B itu, yakni Ketua Komisi B Sudarmaji, bersama tiga anggotanya, Agus Hamim, Rifai Yuniantoro dan Nurhidayati. Setelah melihat calon lokasi tersebut, mereka sepakat pihak eksekutif membangun shelter jiwa di tempat itu.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top