• Berita Terkini

    Sunday, October 8, 2017

    Rumah Petani di Temanggung Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

    setyo wuwuh/temanggung ekspres
    TEMANGGUNG– Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Temanggung, kali ini rumah milik Slamet Tambah (40) warga Desa Kentengsari Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, ludes terbakar Sabtu (7/10) dini hari, akibat kebaran ini kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

    Api yang membakar rumah milik seorang petani tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Saat itu warga sedang tertidur pulas, sehingga barang-barang berharga milik korban sama sekali tidak ada yang bisa diselamatkan.

    Bahkan satu-satunya sepeda motor milik korban beserta seluruh barang dagangan yang ada di dalam rumah tersebut tidak bisa diselamatkan, sehingga kerugian yang diderita korban diperkirakan mencapai ratusan juta lebih.

    “Tidak ada yang tersisa, semua rumah dan barang berharga milik korban ludes terbakar,” terang Kasi Penanganan Darurat dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi.

    Beruntung kata Gito, seluruh keluarga korban bisa menyelamatkan diri saat api membakar rumah, saat ini seluruh keluarga korban terpaksa mengungsi disalah satu rumah milik sanak saudara korban.

    “Kami sudah memberikan bantuan logistik kepada korban, kami akan upayakan bantuan lainnya,” terangnya.

    Kebakaran tersebut lanjut Gito, bisa dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran berhasil mencapai lokasi kebakaran. Dalam kurun waktu kurang dari satu jam api sudah bisa dikendalikan dan dipadamkan.

    “Sebelum petugas damkar datang, wargajuga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun karena keterbatasan alat api baru dipadamkan oleh petgas damkar,” terangnya.

    Ia menambahkan, material puing-puing bekas rumah beserta isi rumah tersebut, baru bisa di bersihkan pada ke esokan harinya. Warga dibantu anggota Kodim 0706 dan Polres Temanggung serta beberapa elemen masyarakat lainnya turut terjun membantu membersihkan puing-puing.

    Ia menghimbau, agar warga tetap harus meningkatkan kewaspadaan bencana kebakaran, meskipun saat ini hujan sudah mulai menguyur wilayah Temanggung. Sebab kebakaran bisa disebebkan oleh beberapa faktor.

    “Tidak hanya karena kering saja, tapi bisa juga karena faktor lainnya seperti konsleting listrik. Oleh karena itu jangan tledor. Setiap akan ditinggal tidur atau ditinggal pergi, dipastikan dulu listrik dalam kondisi yang aman,” pesannya.(Set)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top