• Berita Terkini

    Friday, October 27, 2017

    Kunjungi Ponpes Al Falah, Wagub Jateng Salurkan Bantuan Rp 75 Juta

    IMAM/ESKPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Pondok Pesantren Al Falah Somalangu Wetan Desa Sumberadi Kecamatan Kebumen mendapatkan bantuan Rp 75 juta dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi.  Bantuan diberikan secara simbolis pada acara silaturahmi Wakil Gubernur Jateng dengan para santri, Jumat (27/10/2017) di halaman Ponpes Al Falah.

    Sebelum berkunjung ke Pondok Pesantren Al Falah, Wakil Gubernur juga sempat beramah tamah dengan Bupati Kebumen Ir H Mohammad Yahya Fuad SE dan Wakilnya KH Yazid Mahfudz.

    Pertemuan tersebut dilaksanakan guna membahas persoalan terkait dengan pengentasan kemiskinan. “Kami merasa yakin bahwa semua persoalan yang ada harus diselesaikan secara bersama-sama, baik oleh Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten,” tutur Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi, saat sambutan di Ponpes Al Falah.

    Dijelaskannya, peran santri dalam merebut kemerdekaan sudah tidak lagi diragukan. Keberanian para santri dibawah naungan para kyai saat berjuang melawan para penjajah benar-benar nyata. Untuk itu santri-santri saat ini harus mampu menjadi benteng negara dan benteng Pancasila. “Santri harus terus menjaga NKRI dan Pancasila,” jelasnya.

    Dengan bimbingan para ulama, lanjut Drs H Heru Sudjatmoko MSi, para santri akan menjadi generasi yang profesional dan mampu dalam menghadapi setiap tantangan zaman. Selain itu dengan bimbingan para kyai para santri juga mempunyai moralitas yang baik. “Ke depan kalian  semua para santri akan menjadi generasi yang pintar dan benar. Selamat Hari Santri,” katanya.

    Pengasuh Ponpes Al Falah Somalangu Wetan Muh Zulvian Ikfina SIP MA dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga. Menurutnya, pemimpin bangsa saat ini mulai dari Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah  Ganjar Pranowo merupakan tipikal pemimpin yang kerap turun menyambangi masyarakatnya. Hal itu penting agar pemimpin dapat mengetahui secara langsung persoalan apa yang terjadi di masyarakat. “Sangat merakyat dan mampu menyelesaikan persoalan yang ada,” paparnya.

    Zulvian Ikfina menyampaikan,  pihaknya akan selalu membimbing para santri agar mampu menghargai setiap perbedaan yang ada. Hal itu agar tercipta persatuan dan kesatuan Indonesia. Selain itu para santri juga selalu dijaga agar tidak terpengaruh dengan faham radikalisme. “Santri selalu kami bimbing untuk mampu menerima perbedaan yang ada,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top