• Berita Terkini

    Sunday, October 8, 2017

    Guru dan Siswa MTsN Triwarno Belajar Jurnalistik

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Setelah melalui masa agraria dan industri kini Negara Indonesia memasuki era informasi. Dimana pada saat ini seseorang yang memegang infomasi mempunyai peluang sukses lebih besar dari pada yang menjadi petani maupun yang memiliki industri.

    Untuk itu MTs Negeri Triwarno Kutowinangun membekali para siswa dan guru dengan pelatihan jurnalistik. Selain di ikuti ileh siswa kelas 7 dan 8, pelatihan yang dilaksanakan di ruang aula MTs setempat juga diikuti oleh para guru, Sabtu (7/10/2017).

    Pelatihan dilaksanakan dengan mengundang nara sumber Imam Wahyudi dari Koran Harian Kebumen Ekspres. Selain praktek menulis dalam pelatihan tersebut para siswa juga berlatih wawancara secara langsung. Dengan antusias para siswa pun pergi menemui para guru untuk melaksanakan wawancara.

    Tidak tanggung-tanggung terdapat pula kelompok peserta yang seketika langsung pergi menuju ruang kepala madrasah untuk keperluan wawancara. “Melihat era saat ini sangat penting para siswa dan guru untuk mengetahui teknik jurnalistik,” tutur Kepala MTs Triwarno Drs H Sugeng Warjoko SPd Med.

    Dijelaskannya, di MTs Triwarno sendiri telah mempunyai majalah dengan nama “Gema Matriks”. Setelah pelatihan bisa jadi para siswa akan menulis profil tokoh maupun pejabat dengan cara melakukan wawancara sendiri. “Tadi terdapat empat siswa yang wawancara langsung dengan saya. Ke depan para siswa dapat langsung mewawancarai para Pejabat Kecamatan. Adapun tulisannya dapat diterbitkan di Gema Matriks,” paparnya.

    Sementara itu pemateri Jurnalistik Imam Wahyudi menyampaikan, saat ini peluang menulis sangat besar dan terbuka lebar. Adanya media online dapat menjadi media yang sangat baik untuk para penulis. “Yang terpenting jaga kode etik, dan berimbang,” terangnya.

    Kendati peluang sangat besar kode etik harus menjadi pegangan. Jika tidak bersandar pada kode etik maka kegiatan menulis justru dapat menjadi bumerang. “Sepanjang dilakukan dengan baik, menulis merupakan peluang yang sangat menjanjikan. Baik itu membuat artikel, berita, feature maupun buku,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top