• Berita Terkini

    Wednesday, October 18, 2017

    Banjir Kebumen Surut, Warga Gotong-royong Bersihkan Lumpur

    foto ahmadsaefurrohman/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kebumen pada Selasa (17/10/2017) akhirnya surut. Sejumlah warga yang terdampak banjir juga sudah mulai kembali beraktivitas. Hanya, terjangan banjir masih dirasakan dampaknya seperti terlihat masih adanya lumpur pada pemukiman warga dan sekolah.

    Pemandangan bersih-bersih material sisa banjir pun banyak terlihat Rabu (18/10/2017) atau sehari setelah terjadinya banjir. Seperti terlihat di SD N Sumberadi Kecamatan Kebumen yang sempat terendam banjir. Pemandangan sama juga terlihat di SMP N 6 Kebumen, SD N 2 Tanasari, SD N 2 Surotrunan, MTs Penajung, SD N 1 Bojongsari, Ponpes Al Kafi Somalangu, SMK Maarif 3 Somalangu, MTS Maarif 1 Kebumen, MA Maarif Somalangu, SMK Al Falah Somalangu dan beberapa sekolah, termasuk kantor balai desa.

    "Dari pagi anak sudah bawa peralatan kebersihan untuk keja bakti, mulai dari sapu ember dan alat pel. Kita bareng-bareng membersihkan ruang kelas yang kotor dipenuhi lumpur," kata Gito Utomo salah satu guru kelas SD N Sumberadi Kebumen, ditemui kemarin.

    Nurwahid (32), salah satu guru agama Islam di SD N 2 Tanasari mengatakan, banjir telah membuat  perlengkapan dan peralatan sekolah seperti buku, alat tulis, bararang elektronik milik sekolah tak dapat diselamatkan. Meski begitu, mereka bersyukur banjir telah surut. "Buku di perpustakaan berantakan dan basah semua bahkan ada yang hanyut hilang padahal itu buku bantuan yang baru diberikan oleh pemerintah," katanya di sela-sela bersama siswa membersihkan sisa-sisa banjir.

    Anak-anak terlihat antusias bekerja bakti membersihkan ruang kelas mereka yang kotor sisa terkena banjir.

    Kepala Sekolah SD N 2 Surotrunan, Muharti SPd mengatakan, baru kali ini  sekolahnya terkena banjir cukup parah hingga ketinggian mencapai 1 meter. Bahkan, terjangan banjir membuat tembok pembatas sekolah sepanjang 15 meter dengan tinggi 1,5 meter ikut roboh.

    Sebanyak 1.807 rumah di Kabupaten Kebumen, terendam banjir menyusul hujan deras yang mengguyur selama dua hari terakhir, Senin-Selasa (16-17/10/2017). Adapun total warga terdampak meliputi 3.072 Kepala Keluarga (KK) dan 9.915 jiwa meliputi dua kecamatan, masing-masing Alian dan Kebumen.

     Tidak ada korban jiwa atau luka akibat kejadian ini, namun aktivitas warga sempat lumpuh akibat banjir.(saefur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top