• Berita Terkini

    Sunday, October 29, 2017

    Ambal Bakal Ditetapkan jadi Kampung Jawanya Kebumen

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN  (kebumenekspres.com)- Wilayah Kecamatan Ambal bakal ditetapkan menjadi Kampung Jawa Kebumen (KJK). Kampung Jawa Kebumen ini akan melengkapi Kampung Inggris Kebumen dan Kampung Arab Kebumen, yang terlebih dulu diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen. Program ini sebenarnya merupakan program unggulan 100 hari Bupati Mohammad Yahya Fuad dan Wakil Bupati Yazid Mahfudz.

    Bupati Mohammad Yahya Fuad, mengatakan Kampung Jawa Kebumen bakal diluncurkan pada Maret 2018 mendatang. Saat ini, pihaknya masih memetakan potensi-potensi yang ada.

    "Insyaallah Maret tahun depan (2018) akan kita launching," kata Mohammad Yahya Fuad, disela-sela meninjau bekas bangunan Pendopo Kadipaten Ambal, di Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Sabtu (28/10/2017).

    Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, dipilih bupati sebagai Kampung Jawa Kebumen. Alasannya, di desa tersebut terdapat rumah mantan Bupati Ambal, Poerbonegoro, dan bangunan SDN 1 Ambalresmi yang merupakan  cagar budaya. Di desa ini, masih banyak dijumpai rumah warga yang memiliki ciri khas Kebumen, yaitu srotong dan bandung.

    Di Desa Ambalresmi, juga banyak terdapat tokoh budaya dan pelaku seni, seperti dalang, sinden, pengrawit, penari, hingga seniman kethoprak yang berpotensi sebagai pelaku kegiatan Kampung Jawa Kebumen.

    Selain itu, di desa tersebut ada home industri pakaian adat jawa  berupa blangkon, sorjan, beskap, wayang golek dan wayang kulit. Masyarakat desa juga masih menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya Jawa. Terbukti dengan adanya kegiatan grebeg cah angon, kursus pedhalangan, adanya pemeliharaan cagar budaya yang di dalamnya terdapat benda-benda purbakala. Mulai dari keris, kuluk, baju milik mantan Bupati Ambal serta silsilah trah Bupati Poerbonegoro

    Tak hanya itu, terdapat obyek wisata yang menarik di sekitar desa tersebut. Misalnya Pantai Ambal, kampung kopi, pacuan kuda, dan kampung wisata kuliner sate Ambal, hingga emping Ambal. Masih banyak terdapat tanaman langka khas Kebumen, antara lain kepel, namnam, manggis, duku, sawo, kecik, duren dan duwet.

    "Apalagi dengan dibukanya Bandara di Kulonprogo, Ambal menjadi sangat strategis. Jaraknya antara Bandara ke Malioboro (Jogja) dengan Bandara ke Ambal, lebih dekat ke Ambal," ujar bupati.

    Dalang Senior asal Ambalresmi, Basuki Hendro Prayitno, menyambut baik rencana bupati tersebut. Pihaknya, mengaku sangat mendukung program yang akan melindungi kebudayaan Kebumen. "Saya sangat mendukung program bapak bupati," tegas Basuki.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top