• Berita Terkini

    Monday, September 18, 2017

    Tamu Kahiyang Didorong Belanja ke Klewer

    ISWARA BAGUS NOVIANTO/RADAR SOLO
    SOLO – Resepsi pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu pada 8 November mendatang diharapkan tidak hanya berkesan bagi keluarga besar presiden, tapi juga membawa manfaat bagi pertumbuhan ekonomi Kota Solo.

    Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyebut pernikahan Kahiyang bakal dihelat sederhana. Meski begitu, manajemen rekayasa lalu lintas dan penyiapan lahan parkir harus dipikirkan dengan baik lantaran tamu undangan yang datang adalah pejabat negara.

    “Nikahannya Mbak Ayang (sapaan akrab Kahiyang, Red) sebenarnya sederhana. Tapi tamunya yang nggak sederhana. Mereka pejabat semua jadi harus kita layani,”  kata Rudy, Senin (18/9).

    Meskipun baru ditugasi secara lisan, wali kota siap membantu kelancaran seluruh prosesi pernikahan. Di antaranya rekayasa lalu lintas, lahan parkir dan sirkulasi tamu. Penataan tersebut bakal mengadopsi sistem yang diterapkan saat putra sulung presiden, Gibran Rakabuming Raka, menikah dua tahun silam.

    Lapangan Sumber dan Banyuanyar dipastikan kembali menjadi lahan parkir kendaraan roda empat. Selanjutnya akan disediakan kendaraan untuk mengantar tamu menuju tempat resepsi di Gedung Graha Saba Buana. “Nanti kalau bisa pakai becak lagi. Tukang becaknya semua pakai lurik,” jelas wali kota.

    Datangnya tamu dari luar kota juga akan dimanfaatkan pemkot mendongkrak pendapatan di sektor wisata. Rudy berharap mereka berbelanja di pasar tradisional, Pasar Klewer dan pusat kuliner. Termasuk mendongkrak okupansi hotel.

    “Pasti Kota Solo akan memanfaatkan itu. Nanti tamu-tamu kita dorong untuk ke Klewer dan belanja batik. Juga bisa menikmati kuliner di sini,” ungkap Rudy.
    Sebelumnya keluarga presiden telah mengumumkan secara resmi pelaksanaan resepsi pernikahan Kahiyang pada Minggu (17/9). Prosesi pernikahan akan menggunakan adat Jawa yang digelar di Graha Saba Buana. (irw/wa)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top