• Berita Terkini

    Monday, September 25, 2017

    Sempat Ditutup, Terminal Non Bus Gombong Kembali Dibuka

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Setelah sempat ditutup untuk  relokasi pedagang korban pasar Wonokriyo, Terminal Non Bus Gombong kini kembali dibuka. Kendati demikian awak angkutan tidak  diperkenankan ngetem, namun hanya menurunkan penumpang dan barang saja.

    Dibukanya kembali terminal non bus Gombong dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kebumen Drs H Maskemi MPd. Maskhemi menyampaikan, dibukanya kembali terminal non bus Gombong merupakan instruksi langsung dari Bupati Kebumen, Mohamad Yahya Fuad.

    Instruksi tersebut, mengakomodir keinginan para pedagang yang menginginkan kembali dibukanya terminal non bus Gombong. "Para pedagang mengeluhkan penutupan terminal non bus itu dengan alasan mereka terlalu jauh aksesnya ke Pasar. Untuk itu terminal kini dibuka separo,” tutur Maskemi melalui Kepala Bidang Angkutan Dishub Kebumen Adhy Widodo, Senin (25/9/2017).

    Adapun tempat relokasi pedagang, selain di terminal non bus Gombong juga ada di lantai dua pasar Gombong. “Kami menegaskan demi kelancaran, maka awak angkutan umum sheet 12 dan 16, tidak diperkenankan ngetem di terminal,” tegas Adhy.

    Adanya pembukaan kembali terminal non bus tersebut, disambut baik oleh awak angkutan. Pasalnya kalau harus di terminal bus maka jaraknya terlalu jauh. Hal itu disampaikan oleh salah satu kernet angkutan Taufik Nur Hidayat (20).

    Menurutnya, selama ini pedagang kerap mengeluh sebab angkutan tidak dapat masuk pasar. Dengan demikian maka barang-barang dagangan harus diturunkan di tepi jalan.  “Pedagang harus membawa barang dagangannya ke pasar, hal itu bisa dilakukan sendiri atau menyuruh orang lain,” terangnya.

    Sementara itu Lami (60) salah satu pendagang Pasar Wonokriyo Gombong menyampaikan jika barang jauh dari pasar, maka pedagang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk kuli panggul. Setelah turun dari angkutan, pedagang akan memanggil kuli panggul untuk membawa dagangannya ke dalam pasar. “Saya sangat senang jika angkutan bisa masuk ke terminal lagi,” ucapnya.(mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top