• Berita Terkini

    Thursday, September 21, 2017

    Santri Ponpes Darut Tauhid Purworejo Nobar Film G30S/PKI

    ANDI/EKSPRES
    PURWOREJO- Pondok Pesantren (Ponpes) Darut Tauhid Purworejo yang terletak di Desa Kedungsari Kecamatan Purworejo mengadakan acara nonton bareng  film fenomenal G30S/PKI, Rabu (20/9), malam. Pemutaran film di komplek Ponpes ini disaksikan langung lebih dari 1800 santri putra maupun putri.

    Pengelola Ponpes Darut Tauhid, Gus Sahnun menyampaikan, pemutaran film tersebut agar santri mampu merefleksikan perjuangan para pahlawan utamanya para ulama. Dalam sejarahnya, ulama memiliki andil besar dalam menumpas paham Komunis di Indonesia.

    "Biar mereka tau sejarah perjuangan para kiai, bahwa tidak sedikit seumbangsi perjuangan para kiai menumpas paham Komunis," ujarnya.

    Selain itu, lanjut Sahnun, diharapkan dengan pemutaran film G30S/PKI santri dapat memahami bahaya laten dari paham komunis. Menurut Sahnun, paham komunis yang diadopsi dari luar merupakan paham yang sangat berbahaya dan sangat tidak relevan diterapkan di Indonesia.  "Komunis itu sangat bahaya, jangan biarkan berkeliaran di Indonesia," tandasnya.

    Sementara itu, Dandim 01 Purworejo, Kapten Daliman mengapresiasi inisiatif dari pengurus Ponpes Darut Tauhid yang mempelopori pemutaran G30S/PKI. Menurutnya pemutaran film tersebut sangat bermanfaat guna memberikan edukasi kepada santri tentang bahaya paham Komunis. Pemutaran film sekaligus untuk mengingatkan sejarah kelam masa lalu bangsa Indonesia.

    "Saya lihat santri dan masyarakat sangat antusias menyaksikan film tersebut. Ini merupakan suatu kebanggan, dimana seharusnya santri belajar dan jangan pernah lupa terhadap sejarah," ujarnya.

    Diharapkan, usai menonton film itu mampu memecut kesadaran masyarakat khususnya santri untuk tidak sesekali mendekati paham Komunis. Santri dan masyarakat pun diharapkan mampu bahu membahu bersama TNI menjga keutuhan NKRI dari rongrongan paham Komunis.

    "Dengan pembelajaran ini kedepan tidak akan terjadi peristiwa seperti tahun 65. Mari bersama-sama kita jaga keutuhan NKRI," tandasnya.

    Pemutaran film pada awal tahun Hijriah 1439 ini juga diharapkan membawa berkah tersendiri bagi seluruh umat Islam khususnya santri agar terhindar dari mara bahaya paham Komunis. Selama pemutaran film berlangsung, para santri terlihat sangat antusias melihat adegan demi adegan yang disajikan dalam film garapan Arifin C Noer ini. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top