• Berita Terkini

    Wednesday, September 27, 2017

    Kementerian Tenaga Kerja Dorong Lansia Tetap Produktif

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kementerian Tenaga Kerja RI mendorong agar manusia selalu dapat produktif meski telah lanjut usia (Lansia). Hal ini dapat dilaksanakan dengan mengembangkan potensi atau berwirausaha sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya masing-masing.

    Motivasi untuk tetap produktif meski di usia lanjut tersebut, disampaikan pada Kegiatan Pembekalan Wirausaha Tenaga Kerja Lansia Angkatan 1 yang diselenggarakan Kementerian Tenaga Kerja RI bagi lansia Kebumen, di Rumah Makan Candisari, Rabu (27/9/2017). Pembekalan diikuti oleh 20 lansia.

    “Meski telah memasuki usia namum para lansia harus tetap mandiri dan produktif. Hal ini penting agar mereka tidak menggantungkan diri pada anak-anaknya," tutur Pendamping kegiatan Tenaga Kerja Mandiri Kemenaker Endra Dwi Sukma, disela-sela kegiatan.

    Dijelaskannya, pelatihan dilaksanakan selama tiga hari. Dalam pembekalan para lansia akan mendapatkan materi dan teori dalam berwirausaha. Bukan hanya itu saja, para lansia juga akan mendapatkan bekal alat usaha berupa unggas yang diberikan secara cuma-cuma. “Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik,” paparnya.

    Tidak hanya mendapatkan pelatihan dan unggas, lanjutnya, selama enam bulan dalam masa proses menjalankan usaha, para lansia juga akan mendapatkan pendampingan. Hal itu untuk membantu dan memastikan keberhasilan usaha para lansia. "Harapan kami, para lansia Kebumen dapat menjadi orang tua yang produktif untuk motivasi kepada anak-anaknya," tegasnya.

    Lansia produktif, lanjutnya, menjadi hal yang sangat penting. Seiring dengan perkembangan zaman, jika tidak produktif maka lansia akan dianggap sebagai beban oleh generasi selanjutnya. Untuk itu meski nilai produktifitasnya tidak lagi sebanyak yang muda, namun kebutuhan hidupnya juga tak lagi besar. 

    Selain itu dengan adanya kegiatan wirausaha, juga dapat menjadi hiburan tersendiri bagi para lansia. Adanya kegiatan yang menyenangkan dan menghasilkan juga akan berpengaruh terhadap kesehatan lansia itu sendiri. “Jika tidak melakukan apa-apa tentu saja manusia akan merasa jenuh, termasuk juga para lansia. Adanya kegiatan akan membuat mereka terhibur, terlebih kegiatan itu menghasilkan,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top