• Berita Terkini

    Sunday, August 20, 2017

    Tiga Dalang Ramaikan Pagelaran Wayang Kulit Alun-alun

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Malam panggung hiburan dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 RI tingkat Kabupaten Kebumen dimeriahkan dengan pementasan wayang kulit tiga dalang dalam satu lakon. Pagelaran wayang ringkes tersebut diselenggarakan di Alun-alun Kebumen, Sabtu (19/8/2017) malam.

    Pada pagelaran Wayang kulit garap itu terdiri dari satu orang dalang senior, Ki Bambang Cermo Budi Carito, dari Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah dan dua orang dalang muda. Yakni Ki Alfian Ronggo Darsono dari Desa Wonokromo, Kecamatan Alian dan Ki Gilang Hadiwisana, dari Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun. Acara yang Sedangkan iringan gamelan dari dari Paguyuban Karawitan Rasa Kawedar Kebumen.

    Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kebumen, Pekik Sat Siswonirmolo, mengatakan pagelaran wayang kulit tiga dalang merupakan pementasan yang sangat jarang. Terlebih, dalang yang dilibatkan merupakan dua generasi yang berbeda.

    "Namun, saat pementasan justru menjadi warna yang benar-benar baru," kata Pekik Sat Siswonirmolo, yang juga Seksi Hiburan Panitia Peringatan HUT RI Kabupaten Kebumen, disela-sela acara Sabtu malam.  

    Pekik, menjelaskan panggung hiburan pada peringatan HUT RI tahun ini dipisahkan dari acara Resepsi HUT RI, yang telah dilaksanakan terlebih dahulu pada Kamis(17/8) malam lalu.

    Sehingga panggung hiburan untuk masyarakat umum, tersebut seluruhnya hanya berisi pementasan beragam kesenian.

    Salah satu pementasan yang juga didukung oleh Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Kebumen tersebut, yang akan digelar pada Sabtu (19/8) mulai pukul 15.30 WIB sore di Alun-alun Kebumen. Yakni kesenian tradisional kepang poor dari Kecamatan Ambal. Kemudian  dilanjutkan pada malam harinya mulai pukul 19.30 WIB dipanggung yang sama berturut-turut dipentaskan kesenian tradisional tari cepetan dari Desa Watulawang Kecamatan Pejagoan, tari gambyong pangkur, pertunjukan sulap, dan musik kreatif.

    "Setelah itu baru pagelaran wayang tiga dalang, yang mulai sekitar pukul 22.00 WIB sampai pukul 01.30 dini hari," ujar Pekik Sat Siswonirmolo

    Sebelumnya, Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kebumen juga terlibat dalam penampilan sosiodrama yang mengisahkan peristiwa Canonade di Desa Candi, Kecamatan Karanganyar pada Agresi Belanda 70 tahun yang lalu.Sosiodarama tersebut digelar pada rangkaian upacara HUT RI Ke 72 di Alun-alun Kebumen (17/8).

    Pada sosiodrama yang diprakarsai oleh Kodim 0709 Kebumen dengan Dinas Pendidikan dan Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Kebumen tersebut, melibatkan sekitar 30 orang personil TNI dan Sipil TNI. Bersama 25 orang warga masyarakat Desa Karangsari,Kecamatan Sruweng dan dibantu 48 siswa siswi dari SMA Negeri 2 Kebumen, SMA Negeri 1 Karanganyar dan SMK Batik Sakti 1 Kebumen.

    Untuk penyutradaannya dikoordinir oleh BE Susilohadi, dibantu Putut Ahmad Su’adi dan Pekik Sat Siswonirmolo dari Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Kebumen.(ori

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top