• Berita Terkini

    Tuesday, August 22, 2017

    Rencana Pembangunan Kawasan Industri Kebumen Mulai Digodog

    fotosaefur/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda) hingga saat ini belum bisa memastikan realisasi kawasan industri seperti yang telah direncanakan Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad. Namun demikian, Kepala Bappeda Kebumen, Djoenedi Fatkhurrohman, memastikan proses terus berjalan bahkan berharap kawasan industri itu bisa direalisasikan pada tahun 2019 mendatang.

    "Kita masih terus proges. Saat ini persiapan terus dilakukan meliputi perencanaan, kajian tata ruang, kawasan, jenis dan sarana pendukungnya," ujar Djoenedi Fatkhurrohman, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/8/2017).

    Djoenedi menjelaskan, pembangunan kawasan industri ini sudah menjadi kebijakan pusat seperti tertera dalam rencana tata ruang dan tata wilayah Pemprov Jawa Tengah seiring dengan pembangunan Jaringan Jalan Lintas Selatan-Selatan (JJLS) yang saat ini dikerjakan di bagian Jawa Tengah bagian selatan, termasuk di Kebumen.

    "Dalam kebijakan regional seiring pembangunan Jalur selatan (JJLS,red) telah direkomendasikan pembukaan pelabuhan, kawasan industri di wilayah Barlingmascakeb (Banyumas Purbalingga Banyumas, Cilacap, dan Kebumen). Di sana disebutkan akan ada pembangunan kawasan industri 1,5. Satu kemungkinan Cilacap yang 0,5 kalau tidak Kebumen ya Purworejo," ujar Djoenedi.

    Praktis, pembangunan kawasan industri ini tinggal soal waktu. Namun yang harus diingat, kata dia, kebijakan terkait kawasan industri ini butuh waktu dan persiapan yang matang. Sehingga saat ini, pihaknya belum bisa menyampaikan secara detail kawasan industri itu, baik lokasi, jenis industri yang akan berdiri di Kebumen. "Masih harus dikaji lokasi yang cocok, jenisnya dan moda transpor pendukungnya. Mudah-mudahan (kawasan industri) dapat terealisasi tahun 2019," kata Djoenedi.

    Baca juga:
    (Wilayah Selatan Kebumen Bakal Dijadikan sebagai Kawasan Industri)

    Di saat yang sama, Djoenedi memahami ada harapan besar warga Kebumen akan segera terealisasinya pembangunan kawasan industri di kawasan selatan sebagai  jawaban kebutuhan masyarakat akan pembukaan kesempatan kerja.  Dasar pemikiran yang sama juga melatarbelakangi rencana Bupati Kebumen terkait pembangunan kawasan industri di Kota Beriman. Bahkan, menurut Djoeneidi, Bupati telah melangkah terlebih dahulu sebelum Pemprov

    "(rencana kawasan industri) Ini merupakan terobosan Bupati Kebumen yang menangkap terlebih dahulu peluang sebelum adanya kebijakan regional Jateng dalam rangka membuka kesempatan kerja dan mengurangi angka kemiskinan," katanya.

    Adanya harapan besar dari warga terkait rencana pembangunan kawasan industri di Kebumen dibenarkan Sekretaris Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan, Teguh Priyatno. Dari informasi yang diterimanya, kawasan industri tersebut bakal meliputi tiga desa di Kecamatan Petanahan, meliputi Tegalretno, Karangreja dan Karanggadung. ditambah tanah negara yang ada di kawasan tersebut. "Beliau Pak Bupati Kebumen sudah melakukan peninjauan. Kami sebagai Pemdes (Pemerintah desa) sangat mendukung," ujarnya.

    Bila nanti terealisasi kawasan industri di wilayah itu, Teguh berharap, pemerintah melibatkan warga setempat. "Juga memikirkan bagaimana teknis pembebasan lahan dengan harga yang layak. Kalau itu bisa dilakukan, tentu warga akan dengan senang hati mendukung," imbuhnya.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top