• Berita Terkini

    Thursday, August 10, 2017

    Mundir Hasan: Reuni 212 di Kebumen tak Ada Kaitannya dengan HTI

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sejumlah elemen masyarakat Kebumen menolak rencana reuni alumni 212 se-Jawa Tengah yang rencananya akan digelar di Desa Tersobo Kecamatan Prembun,Sabtu (12/8/2017) malam.

    Menanggapi adanya penolakan itu,salah satu alumni 212 Kebumen, Mundir Hasan mengaku sudah mendengar tentang rencana reuni alumni 212 di Tersobo. Namun Mundir menegaskan jika acara tersebut belum tentu pasti akan digelar “Memang ada rencana reuni, tapi setahu saya belum fix jadi tidaknya digelar,” ujar Mundir kepada Kebumen Ekpres lewat sambungan telepon, Kamis sore (10/8/2017).

    Mundir menuturkan jika acara tersebut diikuti oleh mantan peserta aksi bela Islam, termasuk aksi 2 Desember 2016 atau yang lebih dikenal dengan 212. Di Kebumen, jumlah alumni 212 diperkirakan sekitar 300 orang.

    Ditegaskannya, acara tersebut murni sebagai ajang reuni sekaligus silahturahmi dengan para alumni 212. Karena itu, Mundir mengaku heran dengan adanya penolakan dari sejumlah elemen masyarakat terkait acara tersebut. “Ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan HTI. Tolong jangan diidentikan alumni 212 dengan HTI maupun FPI,” tegasnya.

    Meski nantinya ada anggota HTI yang datang, Mundir menegaskan jika mereka datang atas nama pribadi, bukan organisasi. Diakuinya, alumni 212 di Kebumen berasal dari berbagai ormas islam, termasuk mungkin HTI.

    Namun saat bergabung dalam aksi, mereka melepas semua atribut organisasi mereka. “Kita satu kesatuan umat Muslilm, tolong jangan dikasih label salah semua. Makanya budayakan dialog sebelum melakukan penolakan, biar semuanya jelas dan tidak salah sasaran,” tutupnya.

    Seperti diberitakan, penolakan reuni 2012 di Kebumen datang dari sejumlah ormas yang hadir kemarin diantaranya GP Ansor, Fatayat NU, PCNU, Banser, KNPI, FKPPI,  PMII, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karangtaruna, dan Lembaga Pemerhati Pengamalan Pancasila. Alasannya, mereka menuding ada kehadiran ormas FPI dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam acara tersebut. Padahal pemerintah telah resmi membubarkan HTI. Penolakan itu disamapaikan sejumlah ormas keagamaan dan kepemudaan mendatangi Mapolres Kebumen, Kamis (10/8/2017).


    Informasi yang dihimpun Ekspres, silaturahmi dan Reuni Alumni 212 se-Jawa Tengah yang akan dipusatkan di Kebumen ini rencananya akan dihadiri oleh Syihabuddin, DPD FPI
    Jateng, Amir Hamzah Sekda FPI Jateng, dan M. Luthfi Rochman Koordinator GNPF MUI Jateng. Bahkan panitia disebut juga akan mengundang Cak Nun dan Amin Rais. (has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top