• Berita Terkini

    Jumat, 25 Agustus 2017

    Hindari Pengrusakan, Pembangunan Waduk Logung Kudus Dijaga 24 Jam

    DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS
    KUDUS-Pembangunan waduk logung kini bisa dikerjakan dengan maksimal. Kondisi cuaca baik ditambah pengamanan dari aparat kepolisian mendukung pembangunan waduk logung yang ditargetkan selesai 2018 mendatang.

    Pasca pengsusakan yang dilakukan sejumlah warga pada (14/5) lalu. Tidak berpengaruh signifikan terhadap pembangunan infrastruktur pengairan waduk logung yang sudah digagas sejak 1970-an silam.

    Meski sempat, mengelupas lapisan tanah as dum sedalam 15 cm. Namun, sudah diatasi, selain itu tahapan pembangunannya juga masih dalam schedule pembangunan bahkan melebihi target. Yang semestinya pembangunan baru 50 persen tapi sekarang sudah mencapai 60 persen.

    Manajer proyek Waduk Logung Harnowo mengatakan, pembangunan waduk terbantu dengan kondisi cuaca saat ini. Karena cuana dalam kondisi baik tidak hujan pengerjaan jadi tidak terhambat.

    ”Pekerja di area pembangunan waduk logung saat ini mencapai 260 orang. Kami juga terbantu dengan adanya aparat kepolisian yang melakukan penjanggaan siang dan malam. pekerja jadi merasa nyaman,” katanya.

    Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendung Logung, Zulfan Arief Mustafa menambahkan, saat sekarang nyaris tidak ditemukan kendala berarti di lapangan. Selain cuaca, bahan baku dan personel di lapangan dianggap sudah memadai. ”Kami sebenarnya ingin menambah personel dan peralatan lagi,” jelasnya.

    Hanya saja, di lapangan aktivitas kerja dan lalu lintas pengangkutan material sudah sedemikian padat. Bila ditambah, dikhawatirkan justru tidak akan efektif. ”Kami juga mengapresiasi aparat keamanan yang ikut menjaga melalui patroli yang dilakukan,” tandasnya.

    Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kaposel Jekulo AKP Subakri mengatakan, pengamanan lokasi proyek pembangunan waduk logung masih dijaga 24 jam. Pengamanan dilakukan oleh tim gabungan Polsek Jekulo dan Dawe serta dukungan dari Kodim 0722.

    Ditemui saat melakukan patroli wilayah di sekitar lokasi proyek Waduk Logung. Dia menjelaskan, siang hari ada lima personel yang terdiri atas empat polisi dan seorang anggota TNI. Sedangkan pada malam hari, pengamanan diperkuat tiga personel.”Hal tersebut untuk mengantisipasi gangguan keamanan seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.(ruq)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top