• Berita Terkini

    Friday, July 21, 2017

    Wabup Canangkan Karangsari sebagai Desa Ecovillage

    IMAM/EKSPERS
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Desa Karangsari Kebumen ditetapkan sebagai Desa Ecovillage oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kebumen. Adapun launching tersebut dilaksanakan oleh Wakil Bupati Kebumen KH Yasid Mahfudz saat puncak  peringatan Hari Lingkungan Hidup  seDunia Tahun 2017 di lapangan desa setempat, Jumat (21/7/2017).

    Acara peringatan Hari Lingkungan Hidup seDUnia yang jatuh pada tanggal 5 Juni kali ini, dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yakni pemberian penghargaan lomba K3, sekolah Adiwiyata, penyerahan secara simbolis sarana dan prasarana bank sampah, penandatanganan komitmen Ecovillage, pelepasan burung, hingga penanaman pohon.

    Ecovillage sendiri mempunyai arti desa yang masyarakatnya mampu menjaga kelestarian lingkungan sesuai dengan kaidah dan berkelanjutan. Ecovillage juga mengandung pengertian di mana suatu ekosistem masyarakat pedesaan atau perkotaan mampu mengintegrasikan kelestarian lingkungan sosial dengan mulai dari aspek agrokultur, ekologis, produksi hijau, energi alternatif dan lain sebagainya.

    Acara peringatan, juga dihadiri oleh 500 peserta mulai dari Kepala Dinas, siswa dari SMK dan SMA sekitar Desa Karangsari Kebumen, LSM, perangkat desa hingga anggota masyarakat. Sebelum acara seremonial, juga dilaksanakan senam bersama yang dikuti oleh semua pihak yang hadir.

    Dalam sambutannya Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kebumen Ir Suhartomo MT menyampaikan, peringatan Hari Lingkungan kali ini mengangkat tema “Menyatu dengan Alam”. Kelestarian alam menjadi hal yang sangat penting, demi kehidupan manusia. “Kelestarian alam dalam konsep desa Ecovillage juga melibatkan, ekologi, ekonomi sosial dan budaya,” tuturnya.

    Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz  juga mendukung penuh adanya desa Ecovillage. Dalam sambutannya pihaknya menyampaikan, kesejahteraan manusia dengan mengenyampingkan kelestarian alam adalah hal yang sia-sia. Sebab alam ini merupakan bagian dari titipan anak cucu. “Untuk itu tema menyatu dengan alam sangat baik. Bahkan beberapa kegiatan terkait kelestarian lingkungan juga telah berulang kali dilaksanakan di Kebumen, salah satunya dengan membuat sejuta biopori, membagikan pohon dan lainnya,” paparnya.

    Sementara itu Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada Disperkim-LH   Kristina Marahastuti S menyampaikan, beberapa perlombaan telah dilaksanakan dapam menyambut peringatan Hari Lingkungan seDunia. Adapun beberapa juara lomba diantaranya Juara 1 Lomba bersih dan sehat antar RW di menangkan oleh RW 10 Kelurahan Tamanwinangun Kebumen. Juara 2 RW 3 Kelurahan Kebumen dan Juara 3 oleh RW 7 Kelurahan Selang. “Lomba bersih sehat dilaksanakan pada sembilan desa/kelurahan pendukung adipura yakni Kebumen, Karangsari, Kutosari, Panjer, Bumirejo, Selang, Tamanwinangun, Kawedusan dan Kembaran,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top