• Berita Terkini

    Monday, July 24, 2017

    Korban Tertimbun Longsor Temanggung Belum Ditemukan

    Setyo wuwuh/temanggung
    TEMANGGUNG – Petugas SAR gabungan hingga saat ini masih berupaya mencari Mustofa (23) warga Kecamatan Selopampang Temanggung yang Tertimbun material longsoran talud di Dusun Gembyang Desa Kentengsari Kecamatan Candiroto Sabtu (22/7) lalu.

    Korban adalah salah satu dari tiga pekerja bangunan yang saat itu sedang berktivitas di bawah proyek pembangunan talud tersebut. Dua korban luka ringan lainnya saat ini masih dalam perawatan di RSK Ngesti Waluyo Parakan.

    "Belum sampai saat ini memang belum di temukan, tim gabungan dari SAR BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat sudah berusaha keras mencari korban,"kata Kepala Seksi Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi.

    Ia mengatakan, pencarian yang dilakukan oleh tim SAR dilakukan dengan cara manual, sebab timbunan material longsoran tersebut berada di bawah tebing kurang lebih setinggi 10 meter.

    "Selama kurang lwbih dua hari ini pencaria. Masih dilakukan dengan cara manual, jika dilihat dari lokasinya belum memungkinkan mengunakan alat berat," terangnya.

    Ia menuturkan, pencarian terhadap korban pada hari pertama lalu sempat di hentikan,  sebab saat itu cuaca sangat tidak mendukung, selain itu hari juga sudah berganti malam.

    "Kemarin kita hentikan sementara,  kemudian dilanjutkan hari ini (Senin_red) tapi tim juga belum menuemukan tanda-tanda korban," katanya.

    Ia mengatakan,  pencarian akan dilakukan semaksimal mungkin,  bahkan jika cuaca mendukung pencarian juga akan dilakukan pada malam hari.

    "Akan kita koordinasikan dulu,  kita juga lihat cuaca.  Kalau penerangan sudah ada," terangnya.

    Sebagaimana diwartakan koran ini sebelumnya, tiga orang pekerja tersebut sedang beraktivitas di bawah talut setinggi kurang lebih 10 meter dengan lebar kurang lebih 18 meter, mereka sedang membersihkan material bangunan yang berada di bawah talut usai menjalani aktivitasnya.

    Namun dengan tiba-tiba, talut yang belum sempurna di bangun tersebut mengalami longsor, sehingga ketiga pekerja bangunan ini tidak sempat menyelamatkan diri dari material longsoran talut tersebut.

    Ia menyebutkan, ketiga pekerja tersbut yakni, Mustofa (23) warga Kecamatan Selopampang Temanggung, Johan (30) warga Gembyang, Desa Kentengsari, dan Maskur Rohman (35) warga Kecamatan Bansari, Temanggung.

    Ia menuturkan korban Mustofa berada di bawah bangunan sehingga tertimbun material berupa batu dan pasir, sedangkan Johan dan Maskur selamat namun menderita luka-luka.

    “Kemungkinan besar salah satu pekerja bangunan yakni Mustofa meninggal dunia,” terangnya.

    Ia menambahkan, dugaan sementara longsornya talut tersebut karena, tanah disekitar talut sangat labil sehingga senderan tidak kuat menahan tanah, yang mengakibatkan longsor.

    “Tanah merah dan terlihat sangat gembur, mudah longsor,” tutupnya.

    Hingga berita ini diturunkan,  tim gabungan masih berusaha keras mencari korban,  pencarian dilakuka. Secara manual dengan penerangan.(Set)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top